Langganan SP 2

DPRD Sanggau Desak Pemerintah Tertibkan Agen Penyalur Tenaga Kerja

Sanggau

Editor Soetana hasby Dibaca : 385

DPRD Sanggau Desak Pemerintah Tertibkan Agen Penyalur Tenaga Kerja
DIDEPORTASI - 44 TKI dipulangkan Imigrasi Semuja Malaysia, Kamis (17/11), melalui PLBN Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat. (SP/Ist)

SANGGAU, SP –  Wakil Ketua DPRD Sanggau Franciskus Ason mendesak pemerintah untuk menertibkan agen penyalur tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri. Tercatat dalam medio November 2016, sudah 146 tenaga kerja Indonesia dideportasi, di antaranya dari Malaysia, yang dipulangkan melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.

Menurut Ason, para TKI yang dipulangkan lantaran pekerjaan tidak sesuai , di samping persoalan dokumen tenaga kerja. “Ini kenapa bisa terjadi. Harus benar-benar dicrosscheck,” ujar Ason, Senin (21/11).

Dia menilai, para TKI yang bermasalah hingga dideportasi karena melalui agen penyalur TKI ilegal. Untuk itu, tegas Ason, pemerintah musti mengusut serius dan menertibkan agen penyalur TKI ilegal.

“Ini harus diusut tuntas. Agen-agen seperti ini harus bertanggung jawab dan ditindak tegas,” katanya. 

Imigrasi Semuja Malaysia, pada Kamis (17/11) lalu, memulangkan 44 TKI karena alasan pekerjaan tidak sesuai, gaji tidak sesuai, tidak memegang paspor, tidak memiliki permit dan kondisi sakit. (pul)