Polres Sanggau Ungkap Praktik Penerbitan Ijasah Palsu

Sanggau

Editor sutan Dibaca : 807

Polres Sanggau Ungkap Praktik Penerbitan Ijasah Palsu
Ilustrasi
SANGGAU, SP – Kelompok belajar berkedok Universitas Terbuka (UT) yang mengeluarkan ijazah palsu berhasil diungkap jajaran Polres Sanggau. Dua tersangka, Paolus Taher dan Gea Abadi berhasil diamankan dalam tindak pidana tersebut.

Kapolres Sanggau, AKBP Donny Charles Go melalui Paur Humas Polres Sanggau, Aiptu Sukadar mengatakan bahwa kejadian tersebut dapat dibongkar pada Minggu (2/11)
pagi,  bertempat di Gereja GSJA Dusun Melaban, Desa Hilir, Kecamatan Balai.
 

"Kita memang sudah mencium dugaan tindak pidana penyelenggaraan pendidikan perguruan tinggi tersebut. Diduga praktek ini dilakukan oleh Paolus Taher dan Gea Abadi, ” ujarnya, Minggu (27/11).

Ia melanjutkan, penyelenggaraan kelompok belajar mengajar yang mengatasnamakan Universitas Terbuka tersebut berdasarkan SK MOU POKJAR UT No:/8/SK UT / 2016, tanggal 23 Agustus 2016. Adapun Paolus Taher bertindak sebagai perwakilan UT pusat.

“Namun MOU tersebut dinyatakan tidak sah atau ilegal oleh UT pusat dan dari pokja UT yang diduga ilegal tersebut telah melaksanakan kegiatan perkuliahan sejak tahun 2011 dan sudah meluluskan beberapa mahasiswa/wi yang dikuatkan dengan ditemukannya ijazah oleh penyidik," katanya.

Setelah dikonfirmasi kepada pihak UPBJJ-UT Pontianak kepada UT pusat terhadap tiga ijazah yang dikeluarkan oleh Paolus Taher, ternyata mahasiswa tersebut tidak terdaftar atau masuk data base pada UT pusat.

“Adapun dalam pembayaran biaya perkulihan UT, seharusnya melalui rekening resmi UT. Namun para mahasiswa Pokjar yang direkrut oleh saudara Paolus Taher membayar uang perkulihan untuk disetor ke rekening pribadinya,"
ungkapnya.


Atas kejadian ini, tindakan yang dilakukan yaitu memeriksa para saksi, mengamankan dan menyita empat jenis barang bukti. (pul/bah)