Polres Sanggau Tangkap YC Pemilik Akun Medsos

Sanggau

Editor Soetana hasby Dibaca : 2015

Polres Sanggau Tangkap YC Pemilik Akun Medsos
PERINGATKAN - Presiden Joko Widodo dalam akun twitter resminya mengungkapkan ujaran kebencian di media sosial kian meresahkan. (SP/@jokowi)
SANGGAU – Polres Sanggau menangkap YC, pemilik akun facebook, Rabu (4/1) kemarin. Dia ditangkap dengan sangkaan menebarkan ujaran kebencian terhadap agama yang dia posting dalam akun media sosial (Medsos). 

Kasat Reskrim Polres Sanggau, Iptu Harjanto mengatakan YC, warga Meliau, Kabupaten Sanggau, saat ini diperiksa secara mendalam oleh penyidik terkait postingannya di Medsos.

“Sebab (postingan) ini potensi SARA,” tegas Iptu Harjanto, Kamis (5/1).

Dijelaskan Harjanto, YC baru memiliki akun Medsos.

“Terduga ini baru dibuatkan akun facebook. Ada grup yang membahas seputar perdebatan agama. Karena dia tidak bisa masuk ke grup itu, akhirnya dia buat postingan di akun pribadinya yang berpotensi konflik. Nah, itulah masalahnya," ujar Harjanto.

BERITA TERKAIT:
Ini Alasan Pemerintah Menindak Tegas Pengguna Medsos 
Bupati Minta Polres Pantau Akun Medsos


Postingan YC berujung masalah, setelah SK melaporkan postingan tersebut. 

“Pengakuannya, dia (YC) tidak terima karena ada beberapa isi di grup menyinggung keyakinannya sehingga dia membalasnya. Tapi sementara kami masih dalami kasus ini supaya jelas pangkal dan ujungnya,” kata Kasat Reskrim Polres Sanggau.

Guna mencegah postingan YC menyebar, Kepolisian bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, telah memblokir akun YC di Medsos dengan nama Candra Lowdick.

“Saya berharap masyarakat bisa paham dengan langkah yang kami ambil ini. Karena kasus ini kan dilaporkan secara resmi kepada polisi. Jadi biarkan polisi yang menyelesaikannya," imbuh Harjanto.

Kepolisian mengenakan YC  Undang-Undang  Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2, dan Pasal 156 KUHP. (pul)

Baca Juga:
Ini Kesaksian Penumpang Pesawat Wings Air Tergelincir di Bandara Rahadi Oesman 
8 Tahun Tidak Terima THR, PT SMS Dilaporkan
Kemenag: Jemaah Umrah Dalam Proses Pemulangan