Surau Istikmal Dusun Serimbu Terancam Longsor

Sanggau

Editor Kiwi Dibaca : 543

Surau Istikmal Dusun Serimbu Terancam Longsor
TERANCAM LONGSOR – Warga sedang berdiri di samping Surau Istikmal di Dusun Serimbu Tengah, Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak yang terancam longsor, kemarin. Pemkab Landak diharap cepat merespons fakta tersebut.
NGABANG, SP - Ancaman longsor yang menghantui Surau Istikmal di Dusun Serimbu Tengah, Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak hingga saat ini belum ada tanda-tanda ditanggulangi oleh Pemkab Landak.

Padahal sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak sudah meninjau langsung lokasi longsor tersebut. Menurut Kepala Desa (Kades) Serimbu, Mustari, ancaman longsor itu disebabkan karena curah hujan yang cukup tinggi.

"Akibatnya tebing yang ada di pinggir sungai Serimbu longsor, terutama tebing yang ada di sekitar Surau Istikmal,' ujar Mustari di kantornya, Senin (15/5).

Dijelaskan, longsor tersebut terjadi pada 13 April lalu dengan panjang kurang lebih 20 meter dan tinggi kelongsoran kurang lebih 10 meter.
"Kami sudah mengajukan permohonan ke BPBD Landak untuk segera menanggulangi ancaman longsor tersebut," katanya.

Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda penanggulangan longsor tersebut.
"Mungkin ada hal-hal yang menjadi pertimbangan dari BPBD Landak. Itu kami maklumi. Tapi masyarakat Desa Serimbu mengharapkan secepatnya dibangun bronjong untuk menahan tebing itu supaya longsornya tidak parah yang akan mengambrukkan surau tersebut," desak Mustari.

Bronjong atau Gabions adalah kotak yang terbuat dari anyaman kawat baja berlapis seng yang pada penggunaannya diisi batu-batu untuk mencegah erosi yang dipasang pada tebing-tebing, tepi-tepi sungai, yang proses pembuatannya menggunakan mesin. Kegunaan Bronjong adalah penahan tebing untuk menahan tanah agar tidak longsor. Bronjong juga diaplikasikan pada sungai untuk mengatasi gerusan air sungai yang deras.

Mustari khawatir, curah hujan yang cukup tinggi di Serimbu, tidak menutup kemungkinan tebing tersebut bisa merobohkan surau. "Demikian juga dengan rumah penduduk yang ada di pinggiran Sungai Serimbu bisa juga terancam longsor," katanya. (dvi/bah)