Jika Tiga Pasang, Ade Yakin Yansen Menang

Sanggau

Editor Kiwi Dibaca : 555

Jika Tiga Pasang, Ade Yakin Yansen Menang
Sekretaris DPC Partai Hanura Sanggau, Ade Imran
SANGGAU, SP – Sekretaris DPC Partai Hanura Kabupaten Sanggau, Ade Imran memprediksi Pilkada Sanggau 2018 hanya akan diikuti tiga pasangan calon. Salah satunya penantang petahana adalah Yansen Akun Effendi.  

“Saya prediksi Pilkada Sanggau 2018 akan diikuti tiga pasang calon yaitu pertahana dan dua penantangnya. Dan Partai Hanura sudah pasti menurunkan Yansen yang akan berpasangan dengan kader partai yang mempunyai kursi di DPRD Sanggau yang signifikan,” katanya kepada Suara Pemred, Minggu (3/9).
 

Kombinasi ini, menurut Ade, merupakan modal kuat bagi Partai Hanura Sanggau untuk memenangkan Pilkada 2018 mendatang. Apalagi Yansen sudah dikenal masyarakat Sanggau, terlepas dari plus minus beliau selama memimpin Sanggau.  

“Ketika penyampaian visi dan misi di hadapan tim penjaringan, Pak Yansen menyampaikan maju untuk membenah pembangunan, IPM Sanggau yang jauh tertinggal, infrastruktur desa yang tertinggal serta kesetaraan dalam SKPD di Pemkab Sanggau,” bebernya.  

Hanura juga intens melakukan komunikasi politik dengan partai lain untuk membangun koalisi yang kuat dan tangguh. Terlebih Yansen yang juga Ketua Bappilu DPD Partai Hanura Kalbar, juga intens membangun komunikasi politik dengan partai lain guna memenangi Pilkada mendatang.  

“Yang intens juga melakukan komunikasi politik untuk membangun koalisi adalah Pak Yansen dengan pasangannya. Dan nanti, ketika DPP sudah memutuskan untuk mengusung Pak Yansen, wajib hukumnya dilaksanakan oleh seluruh kader partai. Dan Partai Hanura Sanggau solid untuk itu,” tegasnya.  

Sebelumnya, ditemui saat mendaftar ke partai politik di Sanggau, Yansen mengaku keinginan untuk maju di Pilkada Sanggau sudah dari dulu, apalagi keinginan maju ini juga karena dukungan dan desakan dari masyarakat karena melhat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sanggau masih sangat rendah.
 

“Artinya, IPM adalah alat untuk mengukur kemajuan suatu daerah. Kalau sudah rangking 12, berarti daerah ini belum dianggap maju dan terdepan di Provinsi Kalimantan Barat. Karena itu, mudah-mudahan kalau partai juga mendukung, kita akan meningkatkan kesehatan, pendidikan, ekonomi, infrastruktur, tata kelola pemerintahan dalam rangka menyukseskan pelayanan publik,” ujar Yansen.

 Ditanya soal pendampingnya, ia menegaskan, berproses secara alami. Dikatakan bahwa komunikasi dengan seluruh pimpinan partai politik sudah dilakukan.   “Dan saya ikut semua mekanisme yang ada. Bisa dari kalangan politisi, PNS, maupun pengusaha,” kata Yansen. (jul/bah)

Komentar