Jamin Netralitas di Pilkada, Ini Pesan Dandim Sanggau untuk Jajaran

Sanggau

Editor Andrie P Putra Dibaca : 147

Jamin Netralitas di Pilkada, Ini Pesan Dandim Sanggau untuk Jajaran
MATERI - Dandim Sanggau saat memberikan materi tentang netralitas TNI di Pilkada Kalbar, Rabu (15/11). (SP/Julianus)
SANGGAU, SP - Komandan Kodim (Dandim) 1204/Sanggau, Letkol Inf Herry Purwanto mengatakan, pajurit TNI yang akan mengikuti Pemilu dan Pilkada harus membuat pernyataan mengundurkan diri dari dinas aktif (pensiun), sebelum tahap pelaksanaan Pemilu dan Pilkada itu berlangsung.

Hal itu, berdasarkan Surat Telegram Panglima TNI Nomor STR /546/2006 tanggal 22 Agustus 2006.

Implementasi netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada, dijelaskannya, dilakukan dalam bentuk mengamankan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada. Sesuai dengan tugas dan fungsi bantuan TNI kepada Polri, netral dengan tidak memihak dan memberikan dukungan kepada salah satu kontestan Pemilu dan Pilkada.

“Jadi, satuan, perorangan, fasilitas TNI tidak dilibatkan pada rangkaian kegiatan Pemilu dan Pilkada dalam bentuk apapun di luar tugas dan fungsi TNI,” tegasnya, saat menjadi pemateri pada acara dialog publik bertemakan ‘Mengawal Pesta Demokrasi pada Pilkada tahun 2018’ di Kantor Bupati Sanggau, Rabu (15/11).

Dia menegaskan, setiap Komandan Satuan (Dansat) wajib mensosialisasikan netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada kepada anggota dan keluarganya, baik pada setiap apel maupun pada jam komandan secara periodik.

Dandim juga menegaskan, setiap Dansat wajib mengecek dan mengawasi sejauh mana pemahaman anggota tentang netralitas TNI. “Setiap Komandan Satuan harus memberikan sanksi apabila anggotanya melakukan pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan,” tegas Herry. (jul)