Disdukcapil Kebut Perekaman E-KTP

Sanggau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 317

Disdukcapil Kebut Perekaman E-KTP
REKAM E-KTP – Petugas Disdukcapil sedang melayani warga dalam perekaman e-KTP di Kantor Disdukcapil. Di Sanggau, Disdukcapil setempat terus mengebut perekaman e-KTP jelang Pilkada Serentak 2018. (Antara Foto)

Jelang Pilkada Serentak 2018 


Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sanggau, Zawawi 
"Kalau yang lain ini kan persentasenya sudah 90 persen ke atas. Cuma yang masih tinggi (belum perekaman) ini di Meliau dan Sosok. Insya Allah kalau 100 persen saya tidak menjamin, tapi kalau 90 persen saya berani (jamin) sampai perhitungan jumlah pemilih oleh KPU."

SANGGAU, SP – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sanggau terus bergerak melakukan perekaman KTP Elektronik menjelang penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Serentak 2018. Hingga saat ini, masih ada 91.910 dari 354.753 wajib KTP belum melakukan perekaman.

“Besok (hari ini, red) kawan-kawan ke Jangkang. Ada MTQ. Kebetulan juga ada pameran, sekaligus pelayanan langsung. Selesai itu ke Meliau. Setelah itu ke Tayan. Dari Tayan kita ke Sosok (Tayah Hulu),” kata Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sanggau, Zawawi, Jumat pekan kemarin.

Ia menyebut, dari 15 kecamatan, Meliau menempati posisi pertama masih banyak warga yang belum melakukan perekaman. Disdukcapil mencatat, hingga Desember 2017, masih ada 16.788 wajib KTP di Meliau yang belum melakukan perekaman. Disusul Tayan Hulu sebanyak 10.806 jiwa, dan Tayan Hilir berjumlah 10.422 jiwa.

“Kalau yang lain ini kan persentasenya sudah 90 persen ke atas. Cuma yang masih tinggi (belum perekaman) ini di Meliau dan Sosok. Insya Allah kalau 100 persen saya tidak menjamin, tapi kalau 90 persen saya berani (jamin) sampai perhitungan jumlah pemilih oleh KPU,” ujar Zawawi.

Menurutnya, masih tingginya warga yang belum melakukan perekaman di Meliau karena kurangnya antusiasme masyarakat. Beberapa kali petugas Disdukcapil membuka pelayanan, hasilnya tak seperti yang diharapkan. 

Di Meliau Hilir dan Meliau Hulu, misalnya, pihaknya telah menyediakan pelayanan masyarakat, tapi warga tak mau datang. 

“Terlepas dari itu semua, selaku pemerintah yang melayani masyarakat, kami coba maksimal. Jangan sampai ada masyarakat yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya. Kami juga akan umumkan lewat radio. Kami sudah beberapa kali memberitahukan kepada camat dan kades agar masyarakat melakukan perekaman. Tapi ya beginilah hasilnya,” kata Zawawi.

Berbeda dengan daerah Tayan, lanjut Zawawi, antusiasme masyarakat begitu tinggi. 

“Awalnya mereka banyak belum perekaman. Sekarang ini mendingan. Termasuk Sosok, antusiasme masyarakatnya tinggi,” terang Zawawi.

Pastikan Warga Terekam


Bupati Sanggau, Poulus Hadi pernah menekankan Disdukcapil untuk memaksimalkan perekaman. Sehingga pada hari H pemungutan suara nanti, jumlah warga yang sudah merekam sudah sesuai yang diharapkan.

Sebelumnya, PH, sapaan akrab Bupati, mengakui jumlah yang belum melakukan perekaman masih cukup banyak, mencapai sekitar 100 ribu orang. 

“Tapi (sekarang) saya sudah cek di beberapa kecamatan. Sebenarnya sudah tidak banyak lagi (yang belum perekaman). Memang masyarakat berharap, begitu rekaman langsung dapat (KTP). Tapi ini kan berproses ke pusat secara online,” kata PH.

Namun bagi masyarakat yang telah melakukan perekaman, diimbau tak perlu khawatir. Meski belum mendapatkan fisik KTP elektronik, mereka sudah boleh memiliki KTP sementara. 

“Saya juga meminta Disdukcapil, ini masih ada rentang waktu beberapa bulan lagi. Itu harus segera memastikan masyarakat Sanggau sudah memiliki KK dan KTP,” pungkas PH. (jul/bah)