Hanura Sanggau Bidik Tujuh Kursi

Sanggau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 279

Hanura Sanggau Bidik Tujuh Kursi
FOTO BERSAMA - Pengurus DPC Partai Hanura Kabupaten Sanggau foto bersama dengan tim verifikasi faktual KPU Sanggau di Sekretariat DPC Partai Hanura Sanggau, baru-baru ini. (SP/Ratno)

Target Pemilu 2019 


Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Sanggau, Acam
"Yang pertama kami memanfaatkan momen Pilkada 2018, di sinilah Partai Hanura mulai bergerak dengan sangat masif. Selesai Pilkada, kami akan memasuki Pileg (Pemilihan Legislatif). Sekarang ini kami ada lima kursi, di 2019 kami menargetkan tujuh kursi."

SANGGAU, SP - Partai Hanura menjadi salah satu partai politik yang lolos verifikasi faktual tingkat kabupaten. Partai ini pun sudah bersiap menghadapi Pemilu 2019 dengan menargetkan tujuh kursi atau bertambah dua kursi di DPRD Sanggau.

“Yang pertama kami memanfaatkan momen Pilkada 2018, di sinilah Partai Hanura mulai bergerak dengan sangat masif. Selesai Pilkada, kami akan memasuki Pileg (Pemilihan Legislatif). Sekarang ini kami ada lima kursi, di 2019 kami menargetkan tujuh kursi,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Sanggau, Acam kepada Suara Pemred, Minggu (4/2).

Untuk mewujudkan target kursi itu, Partai Hanura akan memaksimalkan potensi dan kemampuan yang dimiliki para kader serta menempatkan para caleg terbaik dan potensial dari hasil penjaringan yang dilakukan. 

“Kami sudah membuat panitia, karena ada instruksi dari DPP dan sudah bekerja. Hari ini sudah terisi full (penuh), hanya ada satu dapil yang masih keterwakilan perempuannya belum terpenuhi. Tapi sudah ada nama-nama yang kami rekomendasikan,” ujar Acam.

Legislator Sanggau ini menegaskan, tidak sembarangan orang bisa menjadi caleg di Partai Hanura, ada tahapan yang harus dilalui. Karena nanti jika terpilih maka dia adalah utusan partai, dia adalah marwah partai di parlemen.

Ibarat kompetisi sepak bola, pertarungan Pilkada Serentak 2018 ibarat pertarungan babak semi final menjelang final. Untuk itu, kepada seluruh kader Acam menginstuksikan agar mengamankan dan melaksanakan keputusan partai terkait Pilgub dan Pilbup 2018. 

“Apapun yang sudah diputuskan partai, karena kita kader partai, dalam hal dukungan untuk Pilgub dan Pilbup itu wajib mendukung, wajib bekerja. Ini instruksi partai, sudah diputuskan secara bersama di partai. Jadi tidak boleh ada kader yang belok  kiri, belok kanan,” tegas Acam.

Seluruh kader, lanjut Acam, harus bekerja dengan sungguh-sungguh. Karena ini juga akan membawa dampak yang positif kepada Partai Hanura di Sanggau, jika Partai Hanura bisa mejadi bagian dari partai yang memenangkan Pilkada. 

“Ini (Pilkada 2018) pertaruhan. Dan untuk 2019, kader saat ini sudah kami perintahkan untuk mulai bekerja, mulai melakukan pendekatan dengan masyarakat, mulai melakukan pemetaan kekuatan, dan mulai memperbaiki diri untuk menghadapi pertarungan yang sesungguhnya di 2019 nanti,” pungkas Acam.

Jaga Kekompakan


Sekretaris DPC Partai Hanura Kabupaten Sanggau, Ade Imran mengajak seluruh kader menjaga kekompakan guna menghadapi agenda pesta demokrasi, baik tahun 2018 maupun tahun 2019 mendatang.

“Kekompakan seluruh kader Partai Hanura sangat penting untuk menghadapi agenda besar di depan mata. Tingkatkan kepedulian, kebersamaan dan kekompakan itu sendiri sehingga kita bisa bekerja dengan efektif untuk merealisasikan target yang ada,” ujar Ade Imran.

Kekompakan itu, lanjut Ade Imran, bisa diukur dari hasil Pilkada serentak 2018. Karena, partai sudah memutuskan bakal calon yang diusung baik di Pilgub maupun Pilbup. Artinya, keputusan ini menjadi landasan kemana para kader merapatkan barisan untuk menuju kemenangan pasangan yang telah mendapat persetujuan DPP untuk bertarung dalam Pilkada.

“Di Pilgub Hanura sudah memutuskan mengusung Minor (Midji-Norsan) dan di Pilbup Sanggau mengusung PH-YO (Paolus Hadi-Yohanes Ontot). Dan ketetapan ini harus diamankan dan dilaksanakan oleh seluruh kader Partai Hanura,” pungkas Ade Imran. (jul/bah)