Paslon Boleh Cetak Sendiri APK, Bahan Kampanye Paslon Maksimal Setara Rp25 Ribu

Sanggau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 175

Paslon Boleh Cetak Sendiri APK, Bahan Kampanye Paslon Maksimal Setara Rp25 Ribu
TERBENTANG - Baliho calon pasangan gubernur dan wakil gubernur Kalbar, Midji-Norsan terbentang dalam sebauh acara di GOR Pangsuma Pontianak, belum lama ini. (SP/Umar)
Ketua KPU Kabupaten Sanggau, Sekundus Ritih 
"Fasilitas APK dari KPU meliputi baliho/billboard/videotron paling besar ukuran 4 meter x 7 meter, paling banyak 5 buah setiap pasangan calon untuk setiap kabupaten/kota."

SANGGAU, SP - Meski KPU Kabupaten Sanggau sudah menyediakan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) untuk peserta Pilkada Sanggau 2018, para Pasangan Calon (Paslon) masih diperbolehkan mencetak sendiri.

Ketua KPU Kabupaten Sanggau, Sekundus Ritih menjelaskan, pihaknya memfasilitasi pembuatan dan pemasangan alat peraga kampanye Paslon Bupati dan Wabup Sanggau. 

“Fasilitas APK dari KPU meliputi baliho/billboard/videotron paling besar ukuran 4 meter x 7 meter, paling banyak 5 buah setiap pasangan calon untuk setiap kabupaten/kota, ” katanya, Rabu (7/3).

Kemudian, lanjut Sekundus, umbul-umbul paling besar ukuran 5 meter x 1,15 meter, paling banyak 20 buah setiap paslon untuk setiap kecamatan dan/atau spanduk paling besar ukuran 1,5 meter x 7 meter, paling banyak 20 buah setiap Paslon untuk setiap desa atau sebutan lain/kelurahan.

Ia menambahkan, meski sudah ada APK dari KPU, Paslon dapat menambahkan alat peraga kampanye dengan ketentuan, ukuran alat peraga kampanye sesuai dengan ukuran yang difasilitasi KPU. APK, paslon dapat membuat sendiri dengan rasio150 persen dari jumlah yang diadakan KPU. 

“Alat peraga kampanye dapat dicetak paslon paling banyak 150 persen dari jumlah maksimal,” terang Sekundus.

Dalam menetapkan jumlah maksimal alat peraga kampanye, KPU berkoordinasi dengan paslon dan tim, yang dibiayai oleh parpol atau gabungan parpol, paslon/tim kampanye di antaranya pakaian, penutup kepala, alat minum, kalender, kartu nama, Pin, alat tulis, payung dan atau stiker paling besar ukuran 10 cm x 5 cm.

Sekundus mengingatkan, stiker dilarang ditempel di tempat umum seperti tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung atau fasilitas milik pemerintah, lembaga pendidikan (gedung dan sekolah), jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik, dan taman dan pepohonan. 

“Setiap bahan kampanye, kata Sekundus, apabila dikonversikan dalam bentuk uang nilainya paling tinggi Rp25 ribu,” bebernya.

Awasi Jumlah APK


Ketua Panwaslu Kabupaten Sanggau, Inosensius mengatakan, pihaknya tetap mengawasi jumlah Alat Peraga Kampanye (APK) dari masing-masing paslon. Pasalnya, ada aturan terkait jumlah alat peraga kampanye yang boleh dicetak paslon.

“Kita terima laporan jumlah berapa yang dibuat termasuk notanya juga kita akan cek berapa jumlahnya. Dan masing-masing paslon boleh membuat alat peraga kampanye, namun 150 persen dari jumlah yang difasilitasi KPU,” tutup Ino. (jul/bah)