Kades Aprisasi Program TMMD ke 102 di Noyan, Bangun Infrastruktur di Pedalaman

Sanggau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 49

Kades Aprisasi Program TMMD ke 102 di Noyan, Bangun Infrastruktur di Pedalaman
MEMBANGUN - Sejumlah personel Satgas TMMD Regtas ke-101 Kodim 1204 Sanggau bersama warga saat membangun gorong-gorong, di Kecamatan Noyan Kabupaten Sanggau. (Ist)
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Regtas ke-101 Kodim 1204/Sgu tahun 2018 yang dipusatkan di Kecamatan Noyan, Kabupaten Sanggau diapresiasi banyak pihak. Kali ini datang dari Kepala Desa Empto, Dono.

SP - Ia menilai, program rutin TNI ini berhasil menyambung infrastruktur terutama di wilayah pedalaman yang belum maksimal tersentuh pembangunan.

“Saya berharap dengan semakin meningkatnya akses jalan penghubung kedua kecamatan (Noyan-Kembayan), akan membantu ekonomi masyarakat sekitar. Masyarakat dapat mengangkut hasil bumi untuk didistribusikan kepada konsumen dengan cepat dan efisien,” kata Dono, Minggu (15/4).

Tahun ini, TMMD menyasar sektor pembangunan infrastruktur seperti peningkatan jalan sepanjang 29,2 kilometer, pembangunan jembatan penghubung antar kecamatan dan pembangunan gorong-gorong.

Menurut Dono, kegiatan fisik yang dilakukan Satgas TMMD bersama warga ini berdampak besar bagi masyarakat. Pasalnya, akan mempermudah aktivitas perekonomian masyarakat setempat. 

Selain itu, lanjut dia, dapat meningkatkan nilai pendapatan masyarakat dan mempercepat proses pembangunan disektor lainnya. 

“Tidak hanya ekonomi, namun tempat-tempat wisata akan dapat dengan mudah diakses oleh pengunjung yang ingin menikmati wisata alam di sekitar Kembayan dan Noyan. Disini ada wisata rohani dan wisata air terjun. Jadi selain, meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan, diharapkan juga TMMD ini mendongkrak kunjungan wisata,” pungkas Dono. 

Untuk diketahui, selain kegiatan fisik, TMMD ini juga diisi kegiatan non fisik. Seperti penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan tentang pertanian, penernakan, perikanan. Kemudian, penyuluhan hukum dan kamtibmas, sosialisasi tentang kebakaran hutan dan lahan serta kegiatan bhakti social lainnya. (julianus ratno/jek)