Traffic Light di Persimpangan Pasar Sentral Padam, Menyebabkan Lalu Lintas Amburadul

Sanggau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 139

Traffic Light di  Persimpangan Pasar Sentral Padam, Menyebabkan Lalu Lintas Amburadul
TRAFFIC LIGHT - Para pengendara terpaksa menerobos traffic light yang berada di persimpangan Pasar Sentral, Kabupaten Sanggau. (SP/Ratno)
Pengguna jalan, Sharly Saputra
"Seingat saya, sudah seminggu ini traffic light di simpang Pasar Sentral tidak berfungsi. Lalu lintas jadi amburadul, kita mau tidak mau main lewat jak. Padat itu kalau pagi hari dan sore hari menjelang berbuka."

SANGGAU, SP - Lebih dari sepekan traffic light yang berada di persimpangan Pasar Sentral Sanggau, Jalan A Yani - Jalan Jenderal Sudriman tidak berfungsi alias padam. Kondisi itu memicu kemacetan dan membahayakan pengguna jalan.

Pantauan Suara Pemred, Selasa (29/5/2018), kondisi lalu lintas semrawut. Para pengendara dari arah berlawanan terlihat saling menyerobot. Akibatnya, kerap terjadi penumpukan kendaraan di tengah persimpangan jalan tersebut.

Kondisi itu dikeluhkan sejumlah pengguna jalan, salah satunya Sharly Saputra. Menurutnya, lalu lintas padat saat pagi hari. Kondisi itu membuat pengendara harus berhati-hati saat melewati persimpangan tersebut.

“Seingat saya, sudah seminggu ini traffic light di simpang Pasar Sentral tidak berfungsi. Lalu lintas jadi amburadul, kita mau tidak mau main lewat jak. Padat itu kalau pagi hari dan sore hari menjelang berbuka,” katanya.

Sharly berharap, pemerintah daerah melalui dinas terkait peka terhadap traffic light yang tidak berfungsi itu. 

“Ini menyangkut resiko atau keselamatan pengguna jalan. Tolong segeralah diperbaiki,” harapnya.

Keluhan juga disampaikan Sulaiman. Warga Sanggau ini juga meminta dinas terkait tidak berdiam diri menyikapi persoalan tersebut. 

“Tidak berfungsinya traffic light di persimpangan Pasar Sentra itu sudah cukup lama, sayangnya terkesan dibiarkan begitu saja,” kesalnya.

Terlebih, lanjut Sulaiman, kerusakkan traffic light itu beresiko menyebabkan terjadinya kecelakaan. Ia menyebut, selain kemacetan yang paling utama adalah menyangkut keselamatan pengguna jalan. 

“Jangan tunggu ada korban baru dilakukan perbaikan, tolong segera disikapi,” katanya.

Menyikapi masalah tersebut, anggota DPRD Sanggau, Konggo Tjintalong Tjondro mendesak Dinas Perhubungan segera melakukan perbaikan. 

“Dinas Perhubungan harus segera melakukan perbaikan. Ini penting untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan seperti kecelakaan,” tegasnya.

Apalagi, menurut politisi daerah pemilihan Kapuas ini, di persimpangan itu juga merupakan jalur jalan nasional yang menghubungkan antarkabupaten di wilayah timur Kalbar. Dimana volume kendaraan yang melintas sangat padat, juga dengan kecepatan tinggi.

Artinya, lanjut legislator Partai Golkar ini, kebutuhan akan traffic light di jalur tersebut sangat penting. “Apalagi di waktu pagi, lalu lintas padat. Anak-anak pergi ke sekolah, PNS maupun swasta berangkat kerja. Jadi perlu difungsikan kembali, jangan ada alasan lagi,” ujar Konggo.

Jangan Dibiarkan Berlarut-larut

Wakil Ketua LSM Citra Hanura Kabupaten Sanggau, Abdul Rahim meminta kepada Dinas Perhubungan untuk segera melakukan pengecekan fisik traffic light tersebut. Hal itu penting dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab tidak berfungsinya lampu lalu lintas tersebut.

“Secara teknis, perlu dilakukan pengecekan. Apakah tidak berfungsinya traffic light itu karena lampunya rusak, kondisinya memang sudah rusak berat atau seperti apa. Jangan dibiarkan berlarut-larut,” katanya.

Dengan begitu, menurut Rahim penanganan terhadap kerusakan traffic light itu bisa tepat. “Saya juga tidak tahu umur teknis traffic light itu. Yang jelas saat ini, tidak berfungsi dan itu butuh penanganan segera karena menyangkut keselamatan para pengguna jalan,” ujarnya.

Jika ternyata terjadi kerusakan total dan berhubungan dengan masa teknis, lanjut Rahim, Dinas Perhubungan harusnya sudah mengantisipasi hal tersebut jauh-jauh hari melalui usulan anggaran.  

“Kalau kerusakannya belum berat dan masih bisa diperbaiki, ya tolong segera diperbaiki. Kan ada anggaran pemeliharaan atau perawatannya. Karena ini menyangkut keselamatan para pengguna jalan,” pungkasnya (jul/jek)