Selama Gawai Dayak, Arak Dilarang Dijual Tapi Tuak Diperbolehkan

Sanggau

Editor Indra W Dibaca : 209

Selama Gawai Dayak, Arak Dilarang Dijual Tapi Tuak Diperbolehkan
Ketua Panitia Gawai Dayak XIV Kabupaten Sanggau, Sudarsono. (SP/Jul)
SANGGAU, SP - Beragam inovasi berusaha disuguhkan panitia dalam Gawai Dayak XIV Kabupaten Sanggau di Rumah Betang Dori Mpulor. Selain menampilkan perlombaan kesenian, Gawai Dayak yang digelar pada 7-9 Juli 2018 juga akan dimeriahkan sejumlah kuliner dan kerajinan lokal.

Ketua Panitia Gawai Dayak XIV Kabupaten Sanggau, Sudarsono mengatakan, dalam pelaksaaan Gawai Dayak tahun ini panitia terus mempersiapkan segalanya agar pelaksanaan gawai nanti berjalan sesuai yang diharapkan.

“Selama pelaksanaan gawai, dilarang menjual atau membawa minuman keras berupa arak maupun sejenisnya dan imbauan itu harus di tempel di tempat-tempat umum, stand atau warung maupun dapur kontingen,” katanya.

Kecuali, lanjut Sudarsono, minuman tradisional berupa tuak.

“Kalau tuak diperbolehkan. Tetapi kalau arak dilarang dan jika ada pelanggaran, maka saat itu juga adatnya harus diselesaikan,” tegasnya.

Kepada seluruh bidang atau seksi, Sudarsono berpesan agar selalu kompak dan bisa menjalankan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya demi suksesnya pelaksanaan Gawai Dayak.

“Dengan anggaran yang terbatas kita diharapkan mampu menimalisir penggunaanya serta solid dalam bekerja,” harapnya. (jul)