Tim YAS Laporkan KPU Sanggau ke Panwaslu, Juga Akan Pidanakan Paslon PH-YO

Sanggau

Editor Indra W Dibaca : 489

Tim YAS Laporkan KPU Sanggau ke Panwaslu, Juga Akan Pidanakan Paslon PH-YO
Tim YAS melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan KPU ke Panwaslu Kabupaten Sanggau. (SP/Jul)
SANGGAU, SP - Tim pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sanggau nomor urut 1, Yansen Akun Effendy-Fransiskus Ason (YAS) melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan KPU Sanggau ke Panwaslu setempat.

"Laporan sudah kita sampaikan Sabtu malam tanggal 30 Juni 2018 sekitar pukul 19.00 WIB. Laporan kita ke Panwaslu Kabupaten Sanggau dengan tembusan Bawaslu RI dan DKPP. Kalau nanti Panwaslu tidak mampu menindak maka akan kita laporkan Panwaslu Sanggau ke Bawaslu RI dan DKPP," kata Abdul Rahim, juru bicara pasangan YAS, Minggu (1/7).

Selain itu, tim YAS juga melaporkan temuan-temuan terkait money politic yang diduga kuat dilakukan tim sukses pasangan nomor urut 2, Paolus Hadi-Yohanes Ontot.

"Kita sudah punya bukti-bukti pendukung yang kuat untuk mempidana timses dan pasangan calon yang melakukan money politic. Laporan kita tetap ke Polres tapi tembusannya ke Polda dan Polri, jadi biar kinerja Polres yang menyelidiki temuan kami nanti bisa berjalan transparan karena diawasi pimpinan mereka di Mabes sana," tegas Rahim.

Ia menyebut, ada tiga point penting laporan yang mereka sampaikan. Pertama terkait dugaan pidana yang dilakukan KPU, kedua terkait money politic yang dilakukan tim sukses pasangan calon dan ketiga terkait C1 yang bermasalah dan banyak yang tidak sesuai.

Dikonfirmasi, Ketua Panwaslu Kabupaten Sanggau, Inosensius menyampaikan, pihaknya sudah menerima laporan dari tim YAS.

"Namun, masih ada yang harus mereka (tim YAS) lengkapi terkait bukti-bukti dan saksi-saksi," jelasnya.

Meskipun menerima laporan tersebut, menurut Ino, pihaknya belum bisa meregister laporan tersebut mengingat masih ada yang harus dilengkapi.

"Intinya kami siap menindaklanjuti laporan tersebut selama bukti dan saksinya lengkap," katanya.

Pihaknya, lanjut Ino, memberikan waktu hingga tanggal 3 Juli 2018 untuk melengkapi apa yang diminta.

"Yang perlu dilengkapi itukan bukti dan saksi, kalau itu sudah lengkap pasti kita proses," tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Sanggau, Sekundus Ritih saat dikonfirmasi terkait laporan tim YAS mengaku belum mengetahui materi laporan yang disampaikan ke Panwaslu.

"Saya belum tahu, jadi belum bisa komentar lebih jauh," singkatnya. (jul)