Usai Pilkada Maysrakat Diajak Jaga Kedamaian

Sanggau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 224

Usai Pilkada Maysrakat Diajak Jaga Kedamaian
FOTO BERSAMA - Kapolres Sanggau, AKBP Rachmat Kurniawan dan Dandim 1204/Sgu, Letkol Inf Herry Purwanto foto bersama usai tatap muka dengan umat Gereja Katedral Hati Kudus Yesus, Sanggau, Minggu (1/7). (SP/Ratno)
SANGGAU, SP - Kapolres Sanggau, AKBP Rachmat Kurniawan dan Dandim 1204/Sgu, Letkol Inf Herry Purwanto melakukan tatap muka dengan umat Gereja Katedral Hati Kudus Yesus, alan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Minggu (1/7)

Dalam tatap muka itu umat Katolik di Kabupaten sekadau  diminta terus menjaga keamanan dan kedamaian usai Pilkada Serentak 2018.

“Proses kontestasi Pilkada terpilih tidak terpilih pasti ada. Menyikapi hal itu mari kita sadari bahwa tidak ada kata menang ataupun kalah, yang ada hanya terpilih dan tidak terpilih," kata AKBP Rachmat Kurniawan.

Dan ketika ingin maju ke kontestan pilkad, kata Kapolres,  itu semua hanya bertujuan ingin membangun Sanggau. Berdasarkan hitungan masing-masing pihak, sudah ada yang merasa perolehan suaranya dibawah dari paslon lain. Untuk itu, Kapolres mengingatkan agar tidak membuat kerusakan di Sanggau.

"Yang terpilih harus melayani masyarakat. Tidak arogan, bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain sesuai amanat rakyat dan tanggung jawab terhadap Tuhan Yang Maha Esa.Pesta demokrasi telah usai, berbahagialah saudara-saudara yang bisa memilih dan mencoblos, sedangkan saya dan Dandim Sanggau tidak bisa memilih, kami netral,” ujar Kapolres.

Senada, Dandim 1204/Sgu juga meminta masyarakat tetap menjaga persatuan usai pesta demokrasi. 

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan bapak/ibu yang memberikan kesempatan kepada kami untuk hadir di tengah-tengah umat Katolik ini,” kata Herry.

TNI dan Polri, kata Dandim, merupakan pengaman pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, salah satunya di wilayah Kabupaten Sanggau. “Saya adalah saudara bapak/ibu sekalian, jadi saya mohon kepada bapak/ibu tidak sungkan lagi menegur dan menyapa saya dimana pun kita bertemu,” tuturnya.

Usai Pilkada, lanjut Dandim, seluruh elemen masyarakat harus tetap saling menjaga, merangkul dan bergandengan tangan. “Saya harapkan jangan mau mendengar isu-isu yang tidak jelas. Saya yakin dan percaya bapak/ibu sekalian pasti mengharapkan keamanan dan kedamaian, bersama-sama menjaga kedamaian, ketenangan dan kondisitifitas daerah,” tutup Herry. (jul/jek)