Dewan Ajak Semua Pihak Cegah Peredaran Narkoba

Sanggau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 153

Dewan Ajak Semua Pihak Cegah Peredaran Narkoba
Ilustrasi. (Net)
SANGGAU, SP - Peredaran narkoba semakin memprihatinkan khususnya di Kabupaten Sanggau, barang haram tersebut sudah menerobos hingga ke desa bahkan dusun. Tak heran jika kasus narkotika mendominasi perkara pidana umum (pidum) yang ditangani Kejaksaan Negeri Sanggau.

“Kita sangat prihatin dengan angka 70 persen perkara narkotika yang ditangani Kejaksaan Negeri Sanggau. Jadi wajar kalau Kajari Sanggau menyebut kita sudah darurat narkoba,” kata Ketua Komisi A DPRD Sanggau, Eko Sisturisno, Kamis (2/8).

Menurut dia, kondisi seperti inilah yang dikhawatirkan, narkoba dengan mudahnya meracuni siapa saja. Masuk hingga ke desa-desa, bahkan dusun, narkoba juga sudah tidak mengenal kaya dan miskin.

“Coba kita lihat semua golongan sudah kena yang namanya narkoba ini. Kami kira sekarang kita harus beralih kepada pencegahan dini, jangan sampai kondisi seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.

Untuk itu, Eko meminta keterlibatan semua pihak dalam mencegah peredaran narkotika tersebut. Mulai dari lingkungan keluarga hingga para tokoh masyarakat dan tokoh agama, harus terlibat dalam upaya pencegahan.

“Seperti pendeta, pastor dan para ustad, ini kita libatkan. Memberikan pencerahan kepada umatnya terkait bahaya narkoba ini. Dampak buruk yang ditimbulkan, bukan hanya rusaknya masa depan, tetapi juga mengancam nyawa,” katanya.

Eko menyebutkan, salah satu unsur penting yang harus dimiliki masyarakat adalah kepedulian dan kesadaran bersama untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika mulai dari lingkup terkecil.

“Masyarakat harus peduli terhadap kondisi sekitarnya. Ini penting agar tidak ada lagi masyarakat yang terjerumus mengkonsumsi barang berbahaya tersebut, dengan begitu masa depan geranasi muda tidak terancam,” harapnya.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, M Idris F Shite menyampaikan keprihatiannya atas tingginya kasus narkotika di Kabupaten Sanggau. Terhitung empat bulan sejak dirinya menjabat, tercatat sekitar 70 persen perkara pidum adalah kasus narkotika.(jul/jek)