68 Desa di Sanggau Akan Gelar Pilkades Serentak Tahun Ini

Sanggau

Editor Indra W Dibaca : 266

68 Desa di Sanggau Akan Gelar Pilkades Serentak Tahun Ini
Bimtek Pembekalan Panitia Pemilihan Kepala Desa di Sanggau. (SP/Jul)
SANGGAU, SP - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM Pemdes) Kabupaten Sanggau mulai mempersiapkan tahapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2018. Ada 68 desa yang akan melaksanakan Pilkades tahun ini.

“Persiapannya seperti Bimtek Pembekalan Panitia Pemilihan Kepala Desa yang kita gelar sejak tanggal 13 Agustus kemarin. Dan untuk dana Pilkades berasal dari dua sumber, yakni APBD dan APBDes, kata Kabid DPM Pemdes Kabupaten Sanggau, Alian, Selasa (14/8).

Dalam Bimtek ini, dijelaskan Alian, ikut dibahas mengenai jadwal tahapan Pilkades seperti pengajuan rencana biaya pemilihan, pendataan calon pemilih sementara, pendafaran calon kepala desa, penelitian keabsahan dan kelengkapan administrasi calon, penetapan calon dan nomor urut, pengumuman calon kepala desa, validasi data pemilih, penetapan DPS, penetapan DPTB dan penetapan DPT.

Selain itu, lanjut dia, dibahas juga jadwal pembentukan penetapan jumlah TPS dan pembentukan PPS, pencetakan surat suara serta logistik pemilihan, penyampaian visi misi calon kades /sosialisasi/kampanye, penyiapan TPS, distribusi logistik Pilkades, masa tenang, pemungutan suara, rekapitulasi penghitungan suara, penetapan perolehan suara terbanyak, penyampaian laporan hasil pemilihan ke BPD, penyampaian hasil pemilihan ke bupati, penetapan kades terpilih dan terakhir pelantikan kades terpilih.

Adapun syarat-syarat calon, Alian menyebut, berpendidikan paling rendah tamat SMP atau sederajat, berusia paling rendah 25 tahun pada saat mendaftar, terdafar sebagai penduduk dan bertempat tinggal di desa setempat paling kurang 1 tahun sebelum pendaftaran dan tidak sedang menjalani hukuman pidana penjara.

Kemudian, sambung dia, tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam pidana penjara paling singkat lima tahun atau lebih. 

"Kecuali lima tahun setelah selesai menjalani pidana penjara dan mengumumkan secara jujur dan terbuka kepada publik bahwa yang bersangkutan pernah dipidana serta bukan sebagai pelaku kejahatan berulang-ulang," jelas Alian.

Syarat lain, ia menambahkan, tidak sedang dicabut hak pilihnya sesuai putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, tidak pernah sebagai kepala desa selama tiga kali masa jabatan dan syarat lain yang diatur dalam peraturan daerah.

Alian berharap pelaksanaan Pilkades serentak tahun ini berjalan lancar, aman dan damai. 

"Mari kita sama-sama mewujudkanya dan untuk mewujudkan itu dibutuhkan komitmen dari semua pihak," ujarnya. 

Sementara itu, Kasi Kelembagaan dan Aparatur Pemdes DPM Pemdes Kabupaten Sanggau, Libertus Putrawan menambahkan, untuk kegiatan Bimtek Pembekalan Panitia Pemilihan Kepala Desa diikuti 148 peserta yang terdiri dari 68 ketua BPD, 68 ketua panitia pemilhan dan 12 kasi tapem kecamatan.

Bimtek ini sendiri dimulai tanggal 13 Agustus kemarin dan akan berakhir besok.

"Terkait jadwal seluruh tahapan sudah kita buat, hanya saja masih ada kemungkinan berubah mengingat ada beberapa desa yang terlambat membentuk panitia pemilihan. Jadi hari ini kita bahas lagi," terangnya.

Namun berdasarkan jadwal yang sudah dibuat, menurut Libertus, tahapan pencalonan dilaksanakan selama 7 hari, mulai tanggal 22-28 Agustus 2018. Sedangkan untuk tahapan pemungutan suara direncanakan digelar pada 29 November 2018, tutupnya. (jul)