Kajari Sanggau Akui Sempat Diintervensi saat Tangani Perkara Korupsi

Sanggau

Editor Indra W Dibaca : 236

Kajari Sanggau Akui Sempat Diintervensi saat Tangani Perkara Korupsi
Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, M. Idris F Shite. ( SP/Jul)
SANGGAU, SP - Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, M. Idris F Shite berkomitmen untuk terus memberantas korupsi di Kabupaten Sanggau. Karena ketegasannya itulah, Shite mengaku sempat mendapat intervensi saat menangani kasus korupsi.

Hanya saja, ia enggan menjelaskan lebih rinci intervensi dimaksud dan siapa yang melakukan intervensi itu serta kasus korupsi yang mana.

"Kalau rekan-rekan media tahu intervesi yang saya maksud, mungkin saya dengan tim sudah banyak dapat penghargaan. Tapi biarlah ini mengalir saja, yang jelas penegakan hukum atas dugaan korupsi akan terus kami lakukan tanpa pandang bulu," kata Idris, belum lama ini.

Pada hakikatnya, Kajari menegaskan, penegakkan hukum bukanlah berhasil memenjarakan orang atas dugaan korupsi, tapi bagaimana kerugian keuangan negara bisa kembali kepada negara dan dapat dipergunakan untuk kepentingan rakyat.

"Kami tidak mau hanya menjadi beban negara khususnya masyarakat Sanggau, karena tugas kami adalah melakukan penegakkan hukum," katanya.

Sekedar informasi, Kejaksaan Negeri Sanggau dibawah kepemimpinan M. Idris F Shite yang belum lama menjabat tengah menangani dua perkara korupsi. Yakni pekerjaan proyek jalan Bonti-Bantai tahun anggaran 2016 dengan nilai proyek Rp2.765.581.000.

Untuk kasus ini, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka yaitu SK alias A dan ARS. SK alias A diketahui sebagai pelaksana proyek, namun di dalam dokumen bukan nama yang bersangkutan, sementara ARS bertindak selaku PPK sekaligus Kabid pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sanggau.

Kasus kedua yakni pekerjaan proyek Jalan Sei Mawang (Empaong-Simpang Lape) Tahun Anggaran 2016. Proyek senilai Rp5,3 miliar yang dikerjakan PT AS itu menyebabkan kerugian negara sekitar Rp882,7 juta. 

Untuk kasus ini, Kejaksaan juga sudah menetapkan dua tersangka masing-masing ARS selaku PPK sekaligus Kabid pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sanggau dan FL selaku Direktur PT AS. (jul)