Kasus Penculikan Anak di Entikong Hoax

Sanggau

Editor Angga Haksoro Dibaca : 162

Kasus Penculikan Anak di Entikong Hoax
Sanggau, SP - Masyarakat perbatasan Entikong, Kabupaten Sanggau dihebohkan isu penculikan anak yang menyebar di media sosial. Polisi menyatakan, isu penculikan anak tersebut adalah kabar bohong alias hoax. 

Dari penulusuran Suara Pemred, kabar penculikan itu diposting akun facebook Asen Kamabay dan Putra Andalas. Postingan akun Kamabay sudah dibagikan 87 kali, dan postingan akun Putra Andalas dibagikan 85 kali.

Kapolsek Entikong, Kompol Amin Siddiq menjelaskan, isu penculikan anak di Desa Entikong bermula dari kecurigaan Joni Efendi yang melihat perempuan mencurigakan, Rabu (31/10) pukul 09.30 WIB.

“Keberadaan perempuan itu diduga oleh Joni sebagai penculik anak,” kata Kompol Amin Siddiq.   

Joni Efendi, melihat perempuan mengenakan kerudung pink dengan sepatu boot membawa tas warna hitam. Menurut keterangan Joni, orang yang dilihat tersebut berjalan dari belakang rumah menuju jalan utama. 

“Menurut keterangan Joni, perempuan tersebut akan menculik anaknya. Selanjutnya Joni berteriak ada penculikan anak. Mendengar teriakan ini warga berdatangan,” jelas Kapolsek. 

Mendapati informasi ini, anggota Polsek Entikong mendatangi TKP di Jalan Pak Tangkir. “Berdasarkan keterangan Joni, anaknya masih bersamanya. Perempuan yang diteriai sebagai penculik tidak pernah memasuki rumah Joni. Saat diajak berbicara, mulut Joni juga tercium bau minuman keras.” 

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Joni maupun warga sekitar TKP, kasus penculikan sebagaimana keterangan awal Joni tidak benar. (jul)