Minggu, 17 November 2019


Bupati Launching Penyaluran BPNT dari Kemensos

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 68
Bupati Launching Penyaluran BPNT dari Kemensos

SANGGAU, SP - Bupati Sanggau Paolus Hadi bersama pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sanggau dan Perum Bulog Kalbar melaunching penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kabupaten Sanggau tahun 2019. Kegiatan itu digelar di Jalan Riam 2, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Sanggau, Rabu (30/10).

Dalam sambutannya, bupati mengatakan, BPNT ini sudah penyederhanaan. Ia berharap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) betul-betul terlayani dengan maksimal. 

“Saya sudah katakan dengan adanya penyempurnaan ini, tentu KPM akan lebih merasakan manfaatnya. Tentu tujuan pemerintah adalah bagaimana orang-orang kita yang belum mampu ini terbantu dengan beras dan juga telur,” ucapnya.

Bupati dua ini berpesan agar masyarakat memanfaatkan dan menjaga kartu sebagai alat transaksi pembelian beras dan telur ini dengan baik. 

“Dan kepada yang melayani di e-Warung saya minta kejujuran. Karena ini merupakan sebuah sistem yang tidak dikuasai semua orang, apalagi KPM. Terpenting juga mereka tahu kalau kartu mereka sudah ada, maka transaksi sudah jalan,” ujar Paolus.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AKB) Kabupaten Sanggau, Aloysius Yanto mengatakan, Kabupaten Sanggau yang berada di wilayah Timur Kalimantan Barat menjadi yang pertama melaksanakan launching penyaluran BPNT.

Ia menyebut, sasaran penerima BPNT adalah KPM bantuan sosial beras sejahtera yang telah ditetapkan dalam keputusan Mensos RI. 

“Adapun jumlah kuota KPM-BPNT Kabupaten Sanggau sebanyak 10.645 KPM. Setiap bulannya sejak perluasan September 2019, KPM akan menerima bansos dalam bentuk transaksi elektronik belanja bahan kebutuhan pangan berupa beras dan telur pada 29 e-Warung yang telah ditunjuk senilai Rp110 ribu per KPM per bulan. Dan sistem penyalurannya melalui BRI Kantor Cabang Sanggau,” jelas Yanto.

Anggaran untuk program BPNT lumayan besar. Oleh karena itu, ia berharap dukungan pengawasan dan kerjasama semua pihak. Ikut berkontribusi positif demi terwujudnya keberhasilan program penanganan kemiskinan di Kabupaten Sanggau.

“Tim Koordinasi Bansos Pangan Kabupaten Sanggau Dinsos-P3AKB Kabupaten Sanggu, BRI Cabang Sanggau dan Kansilog telah melakukan proses validasi dan verifikasi data KPM BPNT, penyiapan infrastruktur dari 29 e-Warung, sosialisasi kepada pengelola e-Warung dan sedang dalam proses penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bagi penerima BPNT di setiap kecamatan,” ungkap Yanto.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kalbar Bubun Subroto yang hadir saat launching mengatakan, pemerintah telah menetapkan program BPNT yang merupakan penyempurnaan dari program sebelumnya yaitu raskin dan rastra.

Ia menambahkan, ada beberapa penyempurnaan dalam BPNT ini, yaitu komoditas berasnya lebih berkualitas, titik distribusi yang sebelumnya ditempatkan di kelurahan atau dusun beralih ke agen atau e-Warung.

“Kemudian, penggantian kartu non tunai yaitu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan pemberdayaan ekonomi. Jadi masyarakat diharapkan dapat membuka usaha/toko sebagai agen BRI untuk mengembankan usahanya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bank BRI Cabang Sanggau Jefrizal mengatakan, pihaknya hadir disini dalam rangka menyalurkan bantuan pemerintah berupa BPNT. 

“Karena sifatnya non tunai, nanti para penerima bantuan akan menerima berupa barang seperti beras dan telur. Sebagai bentuk persiapan kami yang ditunjuk untuk Kabupaten Sanggau, kami sudah menyiapkan tenaga khusus agar program ini berjalan lancar,” ucapnya.

Begitu pula dengan prasarananya, lanjut Jefrizal, juga sudah disiapkan. Diantaranya sembilan unit kerja yang membantu para penerima bantuan dalam hal menerima barang. 

“Ada di Cabang Sanggau, Tayan Hilir, Balai Karangan, Batang Tarang, Meliau dan beberapa unit kerja BRI lainnya. Untuk kecamatan terdekat bisa langsung melakukan penerima bantuan melalui 29 e-Warung yang sudah kami sebar di beberapa kecamatan,” pungkasnya.

Hadir dalam launching tersebut Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Gede Setiawan, Kapolsek Kapuas Iptu Sri Mulyono, Anggota DPRD Sanggau Yulianto dan H. Samiun, Kepala OPD Kabupaten Sanggau, perwakilan perbankan, camat dan kepala desa se-Kabupaten Sanggau. 

Sementara itu, salah seorang KPM, Dayang Rajemah (85) mengaku senang mendapatkan bantuan tersebut dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan masyarakat tidak mampu.

“Kalau dibilang senang, ya senanglah. Saya hanya bisa menyampaikan ucapan terima kasih kepada pak Bupati dan pemerintah yang telah memperhatikan nasib kami,” ucap Warga Sei Sengkuang ini.

Rajemah berharap, bantuan bantuan tersebut diberikan sesuai jadwal dan tepat waktu sehingga masyarakat yang kesulitan mendapatkan makanan dapat terpenuhi kebutuhanya. “Harapan saya, ya tepat waktu. Itu saja,” tutupnya. (jul)