Rumah Dinas Guru SDN 06 Tabuk Hulu, Kecamatan Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau Nyaris Roboh

Sekadau

Editor sutan Dibaca : 1211

Rumah Dinas Guru SDN 06 Tabuk Hulu, Kecamatan Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau Nyaris Roboh
Kondisi rumah dinas bagi guru yang rusak parah dan tidak dihuni. Perbaikan rumah ini sudah berkali diajukan dalam musrenbang. (ist)
SEKADAU, SP – Dua rumah dinas guru SDN 06 Tabuk Hulu, Kecamatan Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau, kian rusak parah bahkan kini kondisinya hampir roboh. Hingga sekarang, belum ada perbaikan dari pemerintah terhadap bangunan yang padahal menjadi kebutuhan bagi guru tersebut.

Sebagian dinding sudah berlubang, atap serta lantainya juga sebagian telah lapuk. Menurut Kepala Sekolah, Hamdi, kondisi kedua rumah ini sudah bertahun-tahun rusak, sehingga tidak ada seorang pun guru di sekolah itu, bertempat tinggal di sana.

"Sebelum menjadi kepala sekolah di sini, memang sudah rusak begini. Diketahui sudah beberapa tahun belakangan ini tidak ada guru yang menempati dua rumah itu,” ujarnya, Rabu (13/4).

Menurutnya, kedua bangunan sangat mendesak diperbaiki. Terlebih para guru yang mengajar di sekolah itu, ada yang berasal dari luar wilayah Tabuk Hulu. Jika ada rumah dinas, menurutnya tidak ada lagi alasan guru untuk tidak datang mengajar.

Karena hujan, jalan becek dan sebagainya. Selain itu, guru bisa bertempat tinggal yang berada lingkungan sekolah, sehingga proses belajar berjalan lancar. “Saya sendiri sebagai kepala sekolah harus bolak balik dari Balai Sepuak dengan kondisi jalan licin kalau hujan, dan berdebu jika kemarau, meskipun demikian saya usahakan selalu datang ke sekolah,” keluhnya.

Hamdi berharap, Pemkab Sekadau memperhatikan kondisi rumah dinas SDN 06 dengan segera memperbainya. Selain persoalan itu, kepsek juga menceritakan masih kekurangan tenaga pengajar.

Saat ini jumlahnya hanya 4 orang guru PNS dibantu 3 tenaga honorer yang harus mengajar di enam kelas. “Kita tentunya masih sangat butuh tenaga pengajar, jika ada penerimaan pegawai guru baru saya berharap SDN 06 dapat penambahan,” ujarnya.


 Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga setempat, Djemain Burhan menyebutkan akan melihat skala prioritas terlebih dahulu.

“Tetap ada rehab hanya sesuai dengan hasil musrenbang dan aspirasi dari anggota dewan. Perbaikan itu melihat terlebih dahulu ada tidak penghuninya. Kalau ada akan diperbaiki, kalau tidak ada penghuninya maka tidak diperbaiki,” ujarnya.

Mengenai jumlah rumah dinas yang akan direnovasi, Djemain mengatakan, belum mengetahui secara pasti jumlahnya. Hanya saja, kata dia, sudah masuk dalam anggaran tahun 2016.

Sementara itu, Pengawas Sekolah Menengah dan Dasar, Kecamatan Belitang Hulu, Nazur Yardana, menyebutkan kerusakan bangunan itu sudah dibahas dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang).

Sudah dibuatkan permohonan sejak tiga tahun lalu agar dilaksanakan perbaikan. Namun sampai sekarang belum dilakukan. "Tiap dilaksanakan musrenbang, kita mengajukan agar bangunan rumah dinas itu diperbaiki. Tak tahu sampai sekarang belum ada kabar tindak lanjutnya," bebernya. (akh/and)

Usulkan ke Dewan

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sekadau, Herman A Bakar mengatakan, pihak sekolah melalui kepala sekolah tidak hanya menyampaikan aspirasi itu kepada dinas terkait. Tetapi, bisa disampaikan kepada anggota dewan melalui komisi atau dewan dari daerah pemilihan tersebut.

“Biasanya pihak sekolah menyampaikan ke dinas tidak tertampung aspirasinya. Jadi, rumah dinas guru tidak direhab sehingga perbaikan itu tidak terlaksana,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, pihak sekolah disarankan menyampaikan keluhannya kepada komisi C atau dewan yang berasal dari daerah pemilihan tersebut. Dikatakannya, jika disampaikan ke dewan aspirasi dan keluhan masyarakat dipastikan bisa ditampung.

“Sehingga nantinya akan dibawa dalam rapat kerja, setelah itu bisa disampaikan ke dinas agar bisa masuk dalam APBD Perubahan,” jelasnya. (akh/and)