Belitang Hulu, Sekadau Dapat Jatah 70 Hektar untuk Program Cetak Sawah

Sekadau

Editor sutan Dibaca : 1094

Belitang Hulu, Sekadau Dapat Jatah 70 Hektar untuk Program Cetak Sawah
Wakil Bupati Sekadau, Aloysius bersama jajaran meninjau lokasi cetak sawah perdana di Desa Balai Sepuak, Kecamatan Belitang Hulu, Kamis (9/6). (SUARA PEMRED/ akhmal setiadi musran)
SEKADAU, SP - Desa Balai Sepuak, Kecamatan Belitang Hulu, menjadi lokasi peluncuran tanam pertama bibit padi, dalam program nasional cetak sawah yang bekerjasama dengan pihak TNI di Kabupaten Sekadau.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan setempat, Sabas ditemui saat peninjauan lokasi bersama Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, para camat dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta Kelompok Tani Tawang Linoh Balai Sepuak mengutarakan sejauh ini pengerjaan cetak sawah cukup lancar.

Menurutnya daerah Belitang Hulu kebagian jatah 70 hektare untuk program ini. Yang terbagi di Desa Sepuak 20 hektare serta Tabuk Hulu 50 hektare. “Secara keseluruhan di daerah ini cetak sawah sudah mencapai 50 persen. Mudah - mudahan dalam waktu dekat bisa lakukan tanam perdana di lokasi ini," ujarnya, Kamis (9/6).

Lokasi ini segera dilakukan penanaman perdana, usai penggarapan sekaligus pembersihan lahan.
"Bibit sudah datang. Kemudian pupuk dalam waktu dekat akan disemai," ujar Sabas.


Sebelumnya program ini sempat terkendala ketika perencanaan awal. Kabupaten Sekadau hanya menyiapkan 100 hektare lahan saja. “Ternyata dialokasikan 500 hektare. Sehingga dalam perjuangannya, harus mencari lahan baru lagi dan persiapan alat berat,” ungkapnya.

Dia memperkirakan penyelesaian cetak sawah selesai pada bulan ini. Pihaknya akan terus berusaha dan mempersiapkan segala komponen penunjang guna kesejahteraan warga.
Camat Belitang Hulu, Yapet Simon menyambut baik program ini.

Diharapkan kelompok tani di wilayahnya bisa memanfaatkan program tersebut untuk menjadikan daerah ini sebagai penghasil padi. Wakil Bupati Bupati Sekadau, Aloysius memastikan progres cetak sawah di daerah ini sudah hampir selesai dikerjakan.

Aloysius menjelaskan sejumlah kendala yang dihadapi dalam realisasi cetak sawah di tanah kelahirannya itu. Di antaranya terganggu cuaca dan kebutuhan alat berat.

Kepala Desa Balai Sepuak, Andriyanus mengatakan, tahap pengerjaan di desanya sudah mencapai lebih dari 90 persen. Dia mengaku akan terus berusaha mendukung program tersebut agar segera terealisasi dengan baik.


Sementara itu, pengurus Kelompok Tani Tawang Linoh, Sumadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah. Lantaran telah memberikan kesempatan kepada kelompoknya untuk mengerjakan program ini.  (akh/and/sut)