MABM Sekadau Kesal, Biarpet Ganggu Ibadah Puasa

Sekadau

Editor sutan Dibaca : 998

MABM Sekadau Kesal, Biarpet Ganggu Ibadah  Puasa
ilustrasi listrik padam (bantenhits.com)
SEKADAU, SP – Pelayanan PLN Ranting Sekadau, kembali dikeluhkan. Kali ini, giliran tokoh masyarakat serta pejabat militer di daerah tersebut, yang meminta agar perusahaan penyedia energi listrik plat merah itu agar memberikan pelayanan lebih optimal. Khususnya di bulan Ramadan ini.

Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) setempat, Sunardi cukup berang dengan kondisi biarpet yang tak kunjung tuntas di daerahnya. Dalam satu hari saja, pemadaman bisa terjadi hingga belasan kali. Akibatnya, hal ini sangat mengganggu warga yang tengah menjalankan ibadah puasa.

“Saya yakin lampu yang sering padam ini tidak hanya mengganggu warga yang menjalankan ibadah pada bulan Ramadan tapi juga warga pada umumnya,” ujarnya, Rabu (22/6).

Bukan saja mengganggu aktivitas ibadah, Sunardi juga mengkhawatirkan pemadaman listrik justru memancing munculnya kejahatan jalanan.

Pasalnya, kondisi daerah yang gelap gulita pada malam hari, dapat dimanfaatkan pelaku criminal melancarkan aksinya.
Untuk itu, dia meminta kepada pihak PLN untuk meningkatkan dan memberikan pelayanan yang lebih baik. “Warga sebagai konsumen telah memenuhi kewajiban untuk membayar listrik. Bahkan, jika ada yang menunggak listriknya dicabut. Kami harap PLN bisa meningkatkan pelayanannya,” ucapnya.

Sementara itu, Komanda Kodim 1204/Sanggau, Letkol Arm I Gusti Agung Putu Sujarnawa, juga tidak menginginkan pemadaman listrik yang berujung mengganggu aktivitas ibadah bulan puasa. Dia mengatakan, pihaknya juga telah menerima surat pemberitahuan pemadaman listrik.

“Beberapa hari lalu kami terima surat pemberitahuan adanya pemadaman listrik hingga tanggal 26 mendatang. Bahkan saya sendiri sudah datang langsung ke PLTU Sungai Batu, untuk melihat kondisinya di sana,” ungkapnya.

Dia pun meminta agar warga diberikan edukasi mengenai biarpet yang kerap terjadi. Sebab menurutnya, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Intinya warga sangat mengharapkan pelayanan yang baik. PLN pun diharapkan bisa meningkatkan pelayanannya,” pungkasnya.

Perbaiki Mesin

Menyikapi hal itu, Manager PLN Ranting Sekadau, Dwija Ardiya Pradipta menjelaskan pemadaman listrik itu, disebabkan gangguan pada jaringan. Serta akibat kerusakan mesin.

Namun, jika terjadi kerusakan mesin, pihaknya akan memberitahukannya kepada warga melalui surat resmi.
“Kalau gangguan jaringan itu tidak bisa diprediksi. Bisa karena cuaca, atau karena ranting pohon,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang baik. Saat ini, suplai murni dari PLTD Suak Payung. “Untuk stok bbm aman, karena setiap hari suplai terus,” katanya.

Terkait kondisi PLTU di Sungai Batu, dikatakannya mengalami kerusakan. Saat ini masih dalam perbaikan.

  
“Saat ini Sekadau memang defisit daya sebesar 1 mega watt. Kami mengakui memang belum maksimal dalam memberikan pelayanan. Tapi akan selalu berusaha memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” pungkasnya. (akh/and/sut)