Bupati Sekadau Resmikan Rumah Adat Suku Dayak Taman

Sekadau

Editor sutan Dibaca : 1050

Bupati Sekadau  Resmikan  Rumah Adat Suku Dayak Taman
Bupati Sekadau, Rupinus meresmikan rumah adat suku Dayak Taman, Senin (27/6). Peresmian tersebut ditandai dengan prosesi adat injak tanah dan pancung buluh. (akhmal setiadi musran)
SEKADAU, SP – Bupati Sekadau, Rupinus meresmikan penggunaan Rumah Adat Suku Dayak Taman, Desa Sungai Lawak, Kecamatan Nanga Taman, Senin (26/6).

Kedatangan Bupati Sekadau dan rombongan disambut antusias oleh warga. Barisan seragam pramuka anak-anak SD dan SMP, tampak memadati pintu gerbang dengan membentuk barisan pagar betis, menyambut kedatangan orang nomor satu di Bumi Lawang Kuari ini.

Sebelum melakukan pemancungan buluh muda, Rupinus  terlebih dahulu dikalungi bunga sebagai tanda penghormatan. Usai prosesi itu,  Rupinus didaulatk memancung buluh muda, menggunakan Mandau. Setelah itu dilanjutkan dengan prosesi adat injak tanah dan injak telur.

“Pembangunan rumah adat ini bersumber dari dana ADD sebesar Rp 214 juta. Dan dari swadaya umat. Atas nama warga kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada bupati yang sudah membantu pembangunan rumah adat ini,” ujar Kades Sungai Lawak, Fransiskus Raharjo.


Pembangunan rumah adat ini berukuran 8x20 m2 dengan bagian teras depan 4x20 m2.  
“Saya tahu ini adalah hasil swadaya. Untuk itu saya memberikan apresiasi atas kerja keras warga dan panitia karena sudah bisa membangun rumah adat yang cukup megah ini,” ujar Rupinus.

Dia meminta agar rumah adat ini dijaga dan dipelihara oleh warga setempat. Pembangunan rumah adat suku dayak taman ini, merupakan bagian dari pelestarian budaya dan adat istiadat yang harus dipertahankan.

Peresmian ditandai dengan pembukaaan tirai papan plang, pemukulan gong dan pembukaan kunci pintu. Acara terakhir ditutup dengan minum tuak sumpit.

Sejumlah tokoh tampak hadir, di antaranya anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Dapil Sanggau-Sekadau, Tanto Yakobus, serta sejumlah kepala SKPD di lingkungan pemerintah kabupaten, serta beberapa tokoh masyarakat setempat. (akh/and/sut)