MOS, Anggota DPRD Sekadau Ingatkan Disdik

Sekadau

Editor sutan Dibaca : 895

MOS, Anggota DPRD Sekadau Ingatkan Disdik
ILUSTRASI MOS (ist)
 

SEKADAU, SP –
Jelang tahun ajaran baru sekolah, DPRD Kabupaten Sekadau mengingatkan pihak sekolah, tidak memberlakukan kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS), yang mengarah pada tindakan perpeloncoan terhadap siswa baru.

Hal ini, sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru.

Dalam Permen tersebut jelas diuraikan beberapa larangan yang tidak boleh dilakukan selama masa pengenalan sekolah atau biasa dikenal dengan MOS.

"Karena sebentar lagi sekolah akan mengadakan penerimaan siswa baru. Jadi Dinas Pendidikan perlu mensosialisasikan Permendikbud ini ke sekolah-sekolah sebagai pedoman pelaksanaan MOS," kata anggota komisi C DPRD Sekadau, Servasius Selasio.

Menurutnya, Permendikbud cukup relevan bagi dunia pendidikan saat ini. Seiring berkembangnya zaman, proses pengenalan lingkungan sekolah kepada siswa tak jarang menjurus pada aksi-aksi di luar batas, semisal perpeloncoan atau unjuk senioritas yang memberikan efek tidak baik bagi siswa.

Peraturan itu juga dengan tegas berisikan sanksi bagi sekolah yang dengan sengaja melakukan pembiaran jika terjadi proses perpeloncoan.

Kepala SMA Karya Sekadau, Sumardi memastikan tidak ada penggunaan atribut-atribut aneh yang biasanya digunakan oleh siswa baru dalam MOS di sekolahnya.

“Dengan adanya Permendikbud, MOS berubah menjadi masa pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru. Jadi sudah ada aturan dan panduannya, kami pun sedang menyiapkannya. Tidak ada perpeloncoan tidak ada penggunaan atribut yang aneh,” tegasnya. (akh/and)