BPM-Kesbangdes Sekadau Gugurkan Lima Bakal Calon Kades

Sekadau

Editor sutan Dibaca : 1000

BPM-Kesbangdes Sekadau Gugurkan  Lima Bakal Calon Kades
ILUSTRASI (antaranews.com)
SEKADAU, SP – Sebanyak 25 bakal calon kepala desa (Balon Kades) yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Desa Serentak (Pilkades) Kabupaten Sekadau pada 3 September mendatang, menjalani serangkaian fit and proper test, Senin (8/8).

Ke 25 balon kades tersebut, merupakan hasil seleksi yang sebelumnya telah dilaksanakan di empat desa antara lain Sungai Ringin, Seraras Tapang Tingang masing-masing 6 orang calon dan Boti 7 orang calon. 

?Empat desa tersebut berada di tiga kecamatan yaitu Sekadau Hilir, Sekadau Hulu, dan Nanga Taman. Fit and proper test ini,  sesuai Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pilkades.

Sesuai peraturan, proses penyaringan di setiap desa minimal  dua orang dan maksimal lima orang yang mencalonkan diri. “Dari sekian banyak balon kades itu, setidaknya ada lima orang yang akan digugurkan. Seleksi itu ditentukan dalam empat poin penilaian. Di antaranya wawancara, tes tertulis, pendidikan, dan usia,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Kesatuan Bangsa, Pemerintahan Desa (BPM-Kesbangdes) setempat, Bayu Dwi Harsono, Senin (8/8). 

Sejumlah pihak terlibat n dalam penilaian uji kompetensi calon pemimpin desa itu. Antara lain BPM-Kesbangdes, Bagian Pemerintahan serta Hukum dan HAM Pemerintah Kabupaten Sekadau serta pihak BPKAD.

   "Mereka mewawancarai sesuai bidangnya masing-masing. ?Untuk proses sampai dengan penyaringan tingkat kabupaten ini adalah dilakukan oleh tim panitia kabupaten," beber Bayu.

Bayu menambahkan, ada satu desa yang hanya memiliki satu orang bakal calon saja. Sehingga, pihaknya akan memperpanjang waktu pendaftaran calon lain hingga 20 Agustus. Serta meminta panitia desa untuk menjaring calon lainnya. "Minimal ada dua calon yang tampil,” ujarnya.

Dia menyebutkan, ada sejumlah agenda yang akan dilalui menjelang dan sesudah pemungutan suara pada 3 September nanti. Sementara untuk pelantikan sendiri, menurut Bayu akan menyesuaikan keputusan bupati. Dia menegaskan tidak akan terjadi intervensi dalam proses penjaringan ini. 
?
Camat Sekadau Hilir, Hermanto mengharapkan pelaksanaan Pilkades serentak ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Apalagi, desa merupakan garda terdepan dalam pelayanan masyarakat. 

"Maka dari itu, dengan adanya pemimpin baru bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan daerah yang dia pimpin," ungkapnya. 

Terkait pencalonan kepala desa, sebelumnya, Minggu (7/8) kemarin, sempat terjadi aksi demo oleh 60- an orang warga di kantor Camat Sekadau Hilir. Aksi massa ini dipicu oleh tidak diterimanya calon kades yang mereka usung saat verifikasi di tingkat desa. 

"Itu benar terjadi, sekitar puluhan orang yang mendatangi kantor camat. Tetapi sudah ditangani, jadi pada intinya berkasnya belum lengkap, dan calon kades yang bersangkutan sudah legowo menerima keputusan itu," pungkasnya.


Jangan Ada Intervensi

Satu di antara calon kepala desa, Abdul Hamid, meminta panitia kabupaten tidak mengintervensi proses penjaringan tersebut. Terutama dalam ihwal penilaian setiap poin nilai para calon. 

"Jangan ada kepentingan, kita berharap seleksi ini mendapatkan hasil yang nyata dan bisa dipertanggung jawabkan," ujarnya.
Abdul Hamid yang akrab disapa Anyang ini, akan bertarung di Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir.

Dia juga mengapresiasi seleksi bakal calon kades. Hal ini menurutnya untuk mengantisipasi membludaknya jumlah calon. "Tetapi harus ada keterbukaan hasil tes kepada setiap calon. Karena dengan keterbukaan ini kita bisa tahu bagian mana yang betul dan yang salah sehingga bisa diperbaiki," tutupnya.   (akh/and/sut)?