PJU di Kecamatan Sekadau Hilir Dua Tahun Padam

Sekadau

Editor sutan Dibaca : 711

PJU di Kecamatan Sekadau Hilir Dua Tahun Padam
ILUSTRASI- Perbaikan JPU (antarajatim.com)
SEKADAU, SP – Hampir dua tahun Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Masjid At-Taqwa di Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau padam. Sikap terkesan abai dinas terkait terhadap padamnya PJU itu membuat warga setempat kesal.

  
"Kami mengeluhkan pelayanan PJU yang buruk. Kami heran kok ada lampu jalan tapi tidak pernah hidup. Hampir dua tahun lampu di sini tidak hidup," ungkap warga setempat, Abang Sutriyadi (26) kepada Suara Pemred, Senin (10/10).

Berdasar pantauan Suara Pemred di lapangan, jumlah PJU yang padam itu ada lima unit. Kontan jika malam wilayah tersebut gelap gulita.

"Apalagi belakangan ini ada kejadian pencurian di daerah kami. Saya rasa kondisi gelap mengundang tindakan pencurian. Kami harap ada perbaikan PJU di daerah kami agar kami. Apa gunanya PJU ada tapi lampunya tidak menyala,” kata Abang Sutriyadi.

Sementara Kepala Bagian Umum Pemkab Sekadau yang menangani PJU, Sapto Utomo mengatakan, pada 2015 lalu pihaknya telah melakukan pemasangan PJU di Jalan Merdeka Timur KM 3, tepatnya di daerah Penanjung dan jalan yang sama di KM 6 di daerah Pangkin.

"Kami sudah pasang 23 titik lampu PJU dan di situ sudah ada jaringannya. Untuk permasalahan beberapa titik PJU tidak menyala, kami sedang melakukan pengaturan jaringan supaya sistem itu teratur," ujar Sapto.


Diterangkan, pengaturan sistem jaringan itu dilakukan bekerja sama dengan pihak PLN. Dalam waktu dekat akan dicek PJU yang padam. Saat ini, jika PJU tidak menyala ketika tim melakukan perbaikan, biasanya meterisasi KWH yang dicek itu salah.

"Misalnya tim mengecek meterisasi A, tapi pengaturannya di meterisasi B bahkan C. Nah, dengan adanya kejadian ini kami akan membuat sistem satu jaringan dengan beberapa ID agar pengaturan itu bisa teratur," ungkap Sapto.

Hal yang menjadi kendala, kata Sapto, yaitu alat pengatur yaitu timer yang berfungsi sebagai alat menentukan hidup dan matinya PJU itu hilang dicuri.


"Timer hilang di kawasan Jalan Merdeka Barat, depan polres dan kawasan Kampung Tebal. Maka ini juga menjadi penyebab PJU tidak menyala. Intinya kami akan benahi semua melalui pengaturan jaringan tadi," janji Sapto.

Saat ini jumlah PJU yang tersebar di setiap kecamatan di Kabupaten Sekadau mencapai 280 titik PJU. Rata-rata satu lampu PJU daya lampunya 80 sampai 150 watt.

"Dan retribusi pendapatan PJU itu diambil oleh Dispenda dan setahu saya mencapai miliaran rupiah. Sedangkan anggaran perawatan setiap tahun di setiap kecamatan itu hanya Rp25 juta saja," kata Sapto.

Pada 2016 ini, pihaknya fokus pemasangan PJU di pusat kota seperti Jalan Merdeka Selatan, Desa Sungai Ringin, Jalan Merdeka Timur KM 4 sampai Kantor Bupati Sekadau KM 9, dan Terminal Lawang Kuari.

   "Mudah- mudahan terjadi peningkatan setiap tahunnya dan kita sudah melakukan pemetaan tinggal bagaimana penganggarannya saja," pungkas Sapto. (tim sp/sut)

Komentar