Warga Sekadau Heran, Raskin Dijual Rp 8.500 Per Kg

Sekadau

Editor sutan Dibaca : 590

Warga Sekadau Heran,  Raskin Dijual Rp 8.500 Per Kg
Ilustrasi
SEKADAU, SP- Warga Kabupaten Sekadau kecewa terhadap penjualan Beras Miskin (Raskin) yang terkesan menjadi ajang bisnis oleh oknum tertentu. Pasalnya, raskin dijual Rp 8.500 per kilogramnya.  "Pemerintah daerah lewat dinas atau bidang terkait kok tidak mengawasi hal ini. Ini sangat parah. Raskin kok dijual seperti kepada orang yang mampu. Ada apa ini?"  kata Ade, warga Desa Sungai Ayak Satu, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau. 

Ade menuliskan kekecewaannya pada akun facebooknya Aden Jak’m. Di akun facebooknya, Aden meminta pemerintah daerah menindaklanjutinya. Ungkapan kecewa lain juga datang dari Ruly Arios. “Setahu saya ada yang jual Rp1.500 per kilonya. Tapi kalau sudah Rp 8.500 pasti ada manipulasi harga. Ada permainan harga di situ dan ini bisa diusut secara hukum," kata Ruly.

Sementara Camat Belitang, Miki Hermanto mengatakan bahwa penyaluran raskin langsung diantar ke desa. "Bermulai dari pihak desa yang mengambil langsung raskin Bulog ke kantor camat dan itu dilakukan sekitar empat bulan sekali," ujar Miki. 

Dikatakan bahwa jumlah penerima raskin mencapai 412 KK yang tersebar di tujuh desa. Per KK mendapat sekitar 10 kilogram raskin. "Terkait harga itu tidak boleh seenaknya menaikan harga. Beras bulog itu kan diperuntukan untuk orang yang tidak mampu. Kalau sudah Rp8.000 per kilonya maka harus dicek,"ungkapnya.

Menanggapi peristiwa itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sekadau, Damre Sepejo prihatin. "Kita harapkan pihak kecamatan dan desa bisa mendistribusikan langsung dengan biaya yang wajar kepada masyarakat. Jangan sampai ini menjadi ajang bisnis," ungkap Damre.

Diharapkan raskin tersalur kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkannya.
“Sasaran distribusi raskin harus tepat sasaran dan memang pihak yang menerima benar-benar memerlukan," pungkas Damre.  (akh)