Gusur Lahan, Ini Jawaban PT LBP

Sekadau

Editor sutan Dibaca : 701

Gusur Lahan, Ini Jawaban PT LBP
Ilustrasi
SEKADAU, SP- Humas PT LBP (Landak Bhakti Palma) menampik telah menggusur lahan milik Semi. Pasalnya, pihaknya menggunakan lahan milik Sumardi, yang telah menyerahkannya kepada perusahaan.

“Jadi bukan lahan milik Pak Suwaini (Semi), tapi milik Pak Sumardi seluas 0,8 hektare. Ada surat penyerahan lahan,” kata Asep singkat.

Sementara, Camat Nanga Mahap, Hermanto mengatakan, lahan yang dipermasalahkan sebenarnya sudah diserahkan kepada pihak perusahaan dari masyarakat Desa Lembah Beringin.

"Dan kita dengar pihak PT LBP memanggil Abang Suwaini. Karena masalah sekarang adalah warga Desa Lembah Beringin yang menjual lahan ke pihak perusahaan. Nah, salahnya warga itu menjual juga ke Abang Suwaini. Jadi dijual dua kali," ungkap Hermanto.

Saat ditanya tentang nama warga yang menjual lahan itu, Hermanto mengaku tidak tahu persis.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sekadau, Sandae meminta masyarakat untuk berunjuk rasa jika dirugikan oleh perusahaan.

"Pagar saja kalau di luar izin. Kalau di dalam izin masyarakat juga bisa komplain karena setiap aktivitas penggusuran harus ada sosialisasi kepada masyarakat setempat," ungkap Sandae.

Sandae menjelaskan, setiap penggusuran tentu harus melewati mekanisme yang harus dilengkapi.

"Seperti berita acara, ganti rugi lahan dan lainnya yang merupakan kelengkapan legalitasnya. Saya belum tahu persis masalah ini. Sebenarnya pihak camat seharusnya turun tangan. Intinya dari kami siap menerima laporan masyarakat tentang masalah ini," pungkas Sandae.  (akh/bah)