Langganan SP 2

Satu Keluarga di Desa Sebabas Alami Lumpuh Layu

Sekadau

Editor Kiwi Dibaca : 202

Satu Keluarga di Desa Sebabas Alami Lumpuh Layu
LUMPUH LAYU – Satu di antara penderita lumpuh layu di Desa Sebabas, Kecamatan Nanga Mahap, Sekadau saat dikunjung pemerintah kecamatan setempat, kemarin.
SEKADAU, SP - Pemerintah daerah, terus berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat, salah satunya kepada sebuah keluarga yang mengalami lumpuh layu di Desa Sebabas, Kecamatan Nanga Mahap. Tidak hanya pemerintah, perhatian diharapkan juga datang dari masyarakat sekitar. Camat Nanga Mahap, Hermanto menuturkan, pihaknya telah berkunjung dan memberikan bantuan kepada keluarga yang mengalami lumpuh layu di Desa Sebabas, Kecamatan Nanga Mahap. Ia mengatakan, di desa tersebut ada satu keluarga yang mengalami penyakit tersebut.

“Mereka adalah Aput, Sulan, Daut, Ango dan Atat. Kelimanya itu kakak beradik, mulai dari kakak hingga adiknya itu lumpuh layu,” ujarnya, kemarin. Untungnya merekatelah memiliki kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Pemerintah kecamatan, juga membantu sebisanya kepada masyarakat, khususnya yang mengalami lumpuh layu. Meski tak menyebut secara rinci jumlah masyarakat yang mengalami lumpuh layu.

Hermanto mengungkapkan, pihak kecamatan dalam waktu dekat akan memberikan data tersebut kepada pihak perusahaan yang ada di Sekadau untuk dibantu. “Kami berharap dana Corporate Social Responsibility (CSR) agar bisa membantu masyarakat yang mengalami lumpuh layu,” harapnya.

“Apakah itu memberikan beras dan bahan pokok lainnya secara bergiliran dari perusahaan yang ada setiap bulannya. Tentunya kami juga tidak tinggal diam dalam membantu masyarakat kami yang membutuhkan,” timpalnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau, Suhardi menuturkan, pihaknya telah mengunjungi serta menyalurkan bantuan kepada warga yang mengalami lumpuh layu.

Penyerahan bantuan itu, kata dia, dilakukan di Desa Sebabas, Kecamatan Nanga Mahap dan Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman. Bantuan yang diserahkan itu, untuk membantu meringankan beban masyarakat khususnya yang mengalami lumpuh layu. “Aktivitas mereka juga terbatas. Mudah-mudahan dengan bantuan tersebut bisa membantu masyarakat yang mengalami lumpuh layu,” ucapnya.

Selain itu, ia berharap partisipasi aktif mulai dari pemerintah desa hingga kecamatan melaporkan bila ada warganya yang membutuhkan bantuan. “Ini adalah tugas bersama. Bukan hanya pemerintah daerah saja, tapi perlu kerjasama seluruh unsur masyarakat,” pungkasnya. (akh/ang)