BPBD Sekadau Fokus Cegah Karhutla

Sekadau

Editor Kiwi Dibaca : 488

BPBD Sekadau Fokus Cegah Karhutla
PADAMKAN API – Pemadam kebakaran Sekadau tengah memadamkan api yang membakar salah satu kawasan lahan milik warga.
SEKADAU, SP - Pemerintah Daerah Sekadau bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan mengedepankan pencegahan dengan memberikan pemahaman atau sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi menuturkan perlu adanya adanya instruksi bersama Forkopimda dalam mencegah terjadinya Karhutla di Sekadau.

“Hal itu tentunya menjadi pekerjaan rumah bersama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama yang berada di wilayah pedalaman,” kata Suryadi, Rabu (23/8). Dia menyebut, saat ini sebaran titik api masih ada di Kecamatan Sekadau Hulu, Belitang Hilir dan Nanga Taman.

   “Kami akan lebih gencar lagi, terutama memberikan pemahaman kepada masyarakat pedalaman. Karena ada yang terdeksi lokasinya cukup jauh di daerah pedalaman,” ujarnya. Untuk itu, pihaknya andil ke desa-desa dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. Sehingga masyarakat memahami dengan adanya kebijakan pemerintah melalui instruksi bersama Forkopimda Sekadau.

“Masyarakat yang sudah tahu mungkin ada yang tidak melaksanakannya. Tapi masyarakat yang belum tahu perlu diberikan pemahaman, seperti masyarakat di daerah pedalaman,” ucapnya. Hingga saat ini tercatat sedikitnya 33 hotspot yang terdeteksi di Kabupaten Sekadau. Sedangkan, untuk pemetaan wilayah Karhutla menjadi fokus perhatian yaitu di Kecamatan Sekadau Hilir.

“Karena sepertiga luas wilayah itu adalah lahan gambut, seperti di Sungai Kunyit, Peniti, Landau Kodah dan Seberang Kapuas,” ungkapnya. Ia mengatakan, berdasarkan surat dari Kementerian Lingkungan Hidup dengan alasan apapun lahan gambut tidak boleh dibakar. Antisipasi terbakarnya lahan gambut itu juga diatur dalam instruksi bersama Forkopimda Kabupaten Sekadau.

“Masyarakat bisa memberikan informasi ke pos siaga untuk mencegah maupun menangani Karhutla di Kabupaten Sekadau,” tuturnya. Sementara itu, Kapolres Sekadau AKBP Yury Nurhidayat menuturkan, pihak menyiagakan personel dalam mengantisipasi Karhutla. Apalagi adanya instruksi bersama Forkopimda Sekadau.

“Sudah ada instruksi bersama tentang kearifan lokal. Ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat,” ucapnya. Pihaknya meminta Satgas yang berada di desa menjadi garda terdepan memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam menjaga kearifan lokal. Yury mengatakan, adanya mekanisme dan cara bagi masyarakat dalam membuka lahan.

“Untuk pembukaan lahan yang tidak menghiraukan kearifan lokal ada sanksi pidana dan perdata berupa kerugian dan sanksi adat. Ini akan disosialisasikan turun hingga ke dusun-dusun meyakinkan masyarakat turut serta menjaga kelestarian alam dan menjaga dari Karhutla,” pungkasnya. (akh/ang)