Tari Pinggan Ditetapkan Sebagai Budaya Tak Benda

Sekadau

Editor Tajil Atifin Dibaca : 302

Tari Pinggan Ditetapkan Sebagai Budaya Tak Benda
Tari Pinggan - Pemerintah pusat menetapkan Tari Pinggan dari Sekadau sebagai budaya tak benda tahun 2017. Pemkab Sekadau berharap Tari Pinggan masuk dalam mata pelajaran muatan loka
SEKADAU, SP – Sembilan budaya di Kalbar ditetapkan sebagai budaya tak benda tahun 2017 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Rupublik Indonesia. Satu di antara sembilan budaya tak benda yang telah ditetapkan itu adalah Tari Pinggan yang berasal dari Kabupaten Sekadau.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sekadau, Agustinus Agus menuturkan, awalnya pihaknya berkoordinasi dengan Pemprov Kalbar memberikan onformasi mengenai keunikan Tari Pinggan.
 

“Kami memberikan informasi agar budaya di Sekadau diangkat. Pada akhirnya Tari Pinggan ditetapkan jadi budaya tak benda,” ujar Agus kepada Suara Pemred didampingi Kabid Kebudayaan, Isbianto, Kamis (5/10).

Setelah lulus verifikasi dan ditetapkan sebagai budaya tak benda oleh Pemerintah Pusat, Tari Pinggan Sekadau, kata dia, menjadi tanggung jawab Pemprov Kalbar dalam mengeksplor budaya.
  “Ibaratnya kuratornya provinsi. Kami berkoordinasi dengan pemerintah provinsi,” ucapnya. 

Telah ditetapkannya Tari Pinggan sebagai budaya tak benda itu tentu harus ditindaklanjuti, salah satunya menjadi mata pelajaran muatan lokal (Mulok) di sekolah-sekolah. Untuk hal itu piaknya dikatakan Agus, masih menunggu hasil dari Pemerintah Pusat. 

“Kami masih menunggu secara yuridis dari pusat. Nanti akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan agar Tari Pinggan dimasukan dalam mata pelajaran muatan lokal ke sekolah-sekolah, mulai dari tingkat sekolah dasar,” pungkasnya. (akh/jee)