Armada Pengangkut Sampah Masih Kurang

Sekadau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 269

Armada Pengangkut Sampah Masih Kurang
ANGKUT SAMPAH - Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup mengangkut sampah yang ada di sekitar kota Juang Nanga Pinoh. (SP/Eko)
MELAWI, SP – Layanan angkutan sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Melawi masih terhambat oleh persoalan klasik, kurangnya armada pengangkut sampah. Tingginya curah hujan pun ikut mempengaruhi angkutan sampah, karena jalan di dalam Tempat Pembuangan Akir (TPA) kerap licin dan sulit dilalui.

Kepala DLH Kabupaten Melawi, Jaya Sutardi mengungkapkan, persoalan-persoalan ini menjadi hambatan dalam proses pembuangan sampah dari dalam kota ke TPA. 

"Truk pengangkut sampah kita saat ini yang dapat beroperasi hanya ada empat armada dari subuh sampai sore," terangnya.

Ditambah lagi dengan kondisi hujan saat ini membuat para petugas kesulitan dalam melakukan pembuangan sampah ke TPA yang berada di desa Tanjung Tengang. Tak jarang terjadi antrean panjang sehingga menyita waktu yang lama dalam proses pembuangan sampah.

"Dengan kondisi hujan, untuk dapat masuk ke TPA sampai ke dalam, mobil terkadang mengalami amblas. Biasanya truk dapat masuk ke dalam tapi tidak bisa keluar, sementara banyak sampah yang harus kita angkut,” keluhnya.

Jaya menjelaskan dengan armada pengangkut sampah yang  tidak memadai jumlahnya membuat petugas tidak bisa optimal dalam bekerja. Padahal jumlah sampah di dalam kota Pinoh sangat banyak.

"Saat ini, kita membuat akses jalan baru sehingga truk sampah bisa masuk dalam TPA, walau dalam kondisi hujan. Sebelumnya, saat truk sampah sulit masuk ke dalam TPA, sampah kita tumpuk di tepi TPA saja,” katanya. (eko/bah)