Pemkab Sekadau Alokasikan Rp30 Miliar Bangun Jalan Belitang

Sekadau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 277

Pemkab Sekadau Alokasikan Rp30 Miliar Bangun Jalan Belitang
Ilustrasi. Net
SEKADAU, SP – Pengaspalan lanjutan Jalan Poros Belitang yang meliputi Kecamatan Belitang, Belitang Hilir, dan Belitang Hulu, Sekadau, bakal dilakukan tahun 2018.

Kondisi jalan yang buruk sempat disampaikan Camat Belitang Hulu  Yohanes Dempek. Menurut dia, untuk kelancaran transportasi dan pergerakan ekonomi wilayah Belitang maka jalan harus dibangun.  

"Saya minta agar pemerintah daerah perlu memperbaiki jalan yang ada di wilayah Belitang Hulu. Karena warga sudah banyak yang menyampaikan keluhan kepada saya," kata Dempek, kemarin.

Keluhan warga semakin menguat ketika musim hujan tiba. Kondisi tersebut membuat kendaraan roda empat tidak bisa lewat dan akhirnya menyebabkan kemacetan panjang.

"Kalau sudah musim hujan jalan hancur lebur, bahkan lobang mencapai satu meter digenangi air,” katanya.

Liri Muri, Anggota DPRD Sekadau mengungkapkan, tahun 2018 pemerintah daerah akan memgelontorkan dana yang cukup besar untuk perbaikan infrastruktur di Belitang. Dana itu dialokasikan perbaikan jalan dari Balai Sepuak menuju Kumpang Ilong dan Kumpang Ilong menuju SP II Belitang. Menurut dia, anggaran tersebut sudah disepakati bersama oleh DPRD dan pemerintah.

“Kini tingal menunggu verifikasi. Saya harap dengan terealiasainya anggaran ini, maka sulitnya akses jalan serta sarana infrastruktur bisa teratasi," kata Liri.

Terkait kondisi jalan tersebut memang telah menjadi perbincangan di DPRD maupun pemerintah. Hanya saja pada tahun anggaran sebelumnya keuangan masih belum bisa dialokasikan semua. “Baru tahun 2018 ini jalan itu akan dikerjakan,” ucapnya.

Dia harap warga di sana bersabar, karna alokasi dana sudah ditetap tingal tunggu pengerjaan. “Saya juga minta agar beberapa perusahaan yang bergerak di perkebunan kelapa sawit untuk menanggani sementara jalan itu,” ucapnya.

Diakui Liri, bahwa selama ini perusahaan di sana seolah-olah tutup mata dengan rusaknya jalan. Padahal di kawasan itu banyak berdiri perkebunan sawit seperti misalnya PT GUM, PT KSP, PT KBP, dan PT PAM.

"Jangan hanya diam saja, perusahaan harus peka terhadap keluhan warga itu dan mereka harus sadar bahwa akses jalan itu juga mereka lewati," tegasnya.

Terpisah, Kabid Bina Marga di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sekadau H Heri Handoko Susilo mengatakan, untuk melanjutkan peningkatan jalan di wilayah Belitang secara bertahap dilakukan pembangunan.

"Dari tahun kemarin kita sudah menganggarkan belasan miliar di sana, dan untuk tahun 2018 ini kita anggarkan lagi Rp30 miliar, agar akses jalan Belitang menjadi lebih baik sehingga perekonomian lancar," kata Heri. (akh/ang)