Kepanjangan Tangan Pemda Salurkan Bantuan Rumah Ibadah

Sekadau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 168

Kepanjangan Tangan Pemda Salurkan Bantuan Rumah Ibadah
RAPAT DMI - Pengurus DMI Kabupaten Sekadau mengadakan rapat evaluasi program dan peningkatakan program di tahun 2018, kemarin. (SP/Akhmal)

Peran DMI Sekadau


Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sekadau sepanjang 2017 telah melaksanakan sejumlah kegiatan pembinaan terhadap umat Islam. Selain itu, penyaluran bantuan bagi rumah ibadah, seperti masjid, surau dan musala oleh pemerintah daerah juga dilakukan melalui DMI.

SP - Ketua Bidang Humas, Perpustakaan dan Dokumentasi, DMI Kabupaten Sekadau, Anwar menuturkan, berbagai kegiatan telah dilakukan pada 2017. Kegiatan tersebut, merupakan target dan sarana yang dilaksanakan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan DMI Kabupaten Sekadau.

“Ini dalam rangka pembinaan kualitas mental umat islam. DMI selama dua tahun belakangan telah melaksanakan safari subuh karena manfaatnya banyak sekali di samping meningkatkan iman kepada Allah SWT, juga sebagai sarana komunikasi bagi umat Islam,” ujarnya, Rabu (17/1).

Sebab, dalam safari subuh diisi dengan siraman rohani yang materinya menyangkut pemerintahan, pembangunan, keagamaan hingga kemasyarakatan. Bahkan kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Pemkab Sekadau dan Polres Sekadau.

“Safari subuh dilaksanakan setiap minggu ke masjid dan surau yang ada di Kota Sekadau maupun di kecamatan secara bergiliran,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DMI Kabupaten Sekadau, M Hasbi mengatakan, kegiatan lain yang dilaksanakan DMI diantaranya pendataan keberadaan tempat ibadah seperti masjid, surau maupun musala. Selain itu, mengadakan orientasi manajemen pengelolaan masjid dan pelatihan khatib.

“Kami juga bekerjasama dengan Pemkab Sekadau dalam mengelola bantuan rumah ibadah. DMI diberi kepercayaan memverifikasi proposal usulan bantuan rumah ibadah dari masyarakat kepada pemerintah daerah,” tuturnya.

Hasbi mengatakan, pada 2017 sebanyak 29 tempat ibadah sudah disalurkan bantuan dengan rincian 16 masjid, 10 surau dan tiga musala. Sedangkan, dalam penyalurannya ada tiga tahapan yaitu, tahap pertama sebesar Rp800 juta, tahap kedua Rp800 juta dan tahap ketiga Rp400 juta.

“Kami apresiasi Pemkab Sekadau atas kepeduliannya dengan memberi bantuan kepada rumah ibadah di Kabupaten Sekadau yang selama ini telah berjalan dengan baik,” kata dia.

Untuk bantuan rumah ibadah, Hasbi meminta pengurus rumah ibadah agar mengajukan proposal sesuai prosedur yang berlaku. Kemudian melengkapi data pendukung dan setiap usulan akan diverifikasi oleh DMI.

“Mengingat anggaran terbatas tetapi yang mengusulkan banyak. DMI harus turun mengecek langsung ke lokasi dengan pertimbangan skala prioritas sehingga semua tempat ibadah mendapat bantuan secara bergiliran,” jelasnya.

Begitu juga dengan rumah ibadah yang sudah mendapatkan bantuan pada 2017 diminta secepatnya menyampaikan pertanggung jawaban (SPJ) penggunaan dana yang telah dikelola oleh para penerima bantuan kepada DMI Kabupaten Sekadau, dan untuk bantuan masjid maupun Surau di tahun 2018 ini akan tidak jauh berbeda jumlah dengan tahun 2017.

“Semoga bantuan ini sangat bermanfaat bagi umat,” pungkasnya. (akhmal setiadi musran/ang)

Komentar