Jelang Ramadan Harga Bawang dan Telur Naik, Komoditi Lain Masih Stabil

Sekadau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 201

Jelang Ramadan Harga Bawang dan Telur Naik, Komoditi Lain Masih Stabil
MEMBELI - Seorang warga sedang membeli telur di pasar flamboyan Sekadau, harga terlur ayam di Sekadau menjelang bulan Ramadhan mulai merangkak naik. (SP/Akhmal)
Pedagang Pasar Flamboyan Sekadau,Evi
"Harga telur ayam mulai naik. Kalau biasa harga telur ayam dijual Rp1500 per butir, sekarang ecerannya Rp5 ribu per 3 butir."

SEKADAU, SP - Menjelang bulan Ramadan, beberapa harga kebutuhan pokok di Sekadau mulai merangkak naik. Salah satunya adalah harga telur ayam yang mengalami kenaikan.

Satu diantara pedagang di Pasar Flamboyan Kota Sekadau, Evi mengatakan, Pertengahan Mei nanti sudah masuk Ramadan. Menjelang Ramadan ini, harga-harga bahan pangan mulai merangkak naik, terutama telur ayam dan bawang merah. Hal ini disebabkan, tingginya permintaan barang oleh masyarakat.

“Harga telur ayam mulai naik. Kalau biasa harga telur ayam dijual Rp1500 per butir, sekarang ecerannya Rp5 ribu per 3 butir,” ungkap Evi, Minggu (6/5).

Evi menuturkan, harga telur ayam saat ini sudah mencapai Rp235 ribu per ikat. Padahal, kata dia, sebelumnya harga telur ayam sempat menyentuh Rp195 ribu per ikat. Kenaikan harga telur ayam sudah terjadi satu pekan terakhir ini.

“Bawang merah juga mulai naik. Sekarang harganya Rp30-an ribu per kilogram, biasanya hanya Rp20-an ribu per kilogram,” katanya.

Sedangkan, harga ayam potong saat ini masih stabil, yakni Rp32 ribu per kilogram. Namun diperkirakan, semakin menjelang ramadan harga ayam potong juga mengalami kenaikan. Hanya saja, para pedagang belum bisa memastikan kenaikannya.

“Kalau harga barang yang lain, sementara ini masih stabil. Belum ada yang naik. Kalau dekat-dekat puasa nanti belum tahu, ada ndak harga barang yang naik. Kalau stok saat ini masih aman,” timpalnya, usai melayani pembeli yang tak lain adalah Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Vixtima Heri Supriyanti Aloysius.

Vixtima Heri Supriyanti Aloysius mengatakan menjelang Ramadan maupun hari-hari besar lainnya, harga kebutuhan pokok memang selalu mengalami kenaikan.

“Harga barang memang ada yang sudah naik. Saya sendiri sudah biasa berbelanja ke pasar seperti ini. Ini lah kodratnya sebagai seorang perempuan,” kata Istri dari Wakil Bupati Sekadau, Aloysius ini singkat.

Stok Kebutuhan Pokok Masih Aman 

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Zakaria mengungkapkan, sejauh ini stok barang terutama kebutuhan pokok di Kabupaten Sekadau masih aman. Dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang instansi terkait dan pelaku usaha untuk berkoordinasi mengenai stok barang dan kesiapan menjelang ramadan dan lebaran.

“Pemerintah terus berupaya agar tidak terjadi kelangkaan barang dan lonjakan harga yang terlalu tinggi di pasar,” tuturnya.

Menurutnya, tingginya permintaan masyarakat terhadap suatu barang maka akan berdampampak pada naiknya harga barang tersebut. Untuk itulah kenaikan yang perlu diantisipasi, terjadinya kelangkaan barang akibat permainan spekulan yang memanfaatkan momentum tersebut demi meraup keuntungan.

“Kalau stok cukup, tidak ada alasan menaikan harga barang yang terlalu tinggi,” pungkasnya. (akh/jek)