Warga Sintang Ditemukan Bersimbah Darah di Pinggir Jalan, Tikam Diri Sendiri Usai Cekcok dengan Ibunya

Sekadau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 142

Warga Sintang Ditemukan Bersimbah Darah di Pinggir Jalan, Tikam Diri Sendiri Usai Cekcok dengan Ibunya
TERBARING - Warga Sintang, Median Sukaton yang ditemukan tergeletak bersimbah darah, di pinggir jalan sedang mendapatkan penanganan medis di RSUD Sekadau, Rabu (30/5). (SP/Akhmal)
Perawat di RSUD Sekadau, Eka Riyanto
"Ada tiga tusukan seperti akibat benda tajam diperut bagian kanan agak kebawah."

SEKADAU, SP -  Seorang warga Desa Tanjung Puri, Kabupaten Sintang ditemukan warga bersimbah darah di Jalan Merdeka Timur kilometer 4, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Selasa (29/5) malam. Berdasarkan identitasnya, pria tersebut diketahui bernama Median Sukaton (34).

Pria berusia 34 tahun itu ditemukan warga tergeletak disamping mobilnya. Seorang warga Desa Mungguk, yang melihat pria tersebut bersimbah darah dipinggir jalan, Jojon menuturkan, setlah ia melihat ada seorang pria tergeletak disamping mobil dengan bersimbah darah, maka ia langsung melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian. Sehingga, Median Sukaton pun langsung dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis di instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Sekadau.

“Sekitar pukul sembilan malam tadi (21.00 WIB) pria itu ditemukan sudah penuh darah dibadannya,” ujar Jojon singkat.

Seorang perawat di RSUD Sekadau, Eka Riyanto mengungkapkan, Median Sukaton mengalami luka dibagian perut cukup parah. Diduga luka tersebut akibat tusukan benda tajam, pria tersebut dibawa warga, pada Selasa (29/5) sekitar pukul 21.15 WIB 

“Ada tiga tusukan seperti akibat benda tajam diperut bagian kanan agak kebawah,” bebernya.

Eka mengatakan, saat ini pria tersebut masih diobservasi. Dimungkinkan, observasi itu hingga pagi hari, pria tersebut masih tersadar dan mampu berkomunikasi, meski dalam kondisi mengalami luka yang cukup parah.

“Masih sadar saat dilakukan tindakan medis. Pangkuan yang bersangkutan, ia berasal dari Sintang, kami juga telah menghubungi pihak keluarganya,” ungkapnya.

Saudara sepupu Median Sukaton, Tevi Subakar mengatakan, saat itu sepupunya itu kabur dari rumah setelah cekcok dengan ibunya di Sintang. Bahkan, sepupunya itu menusuk dirinya sendiri.

“Informasinya setelah bertengkar dengan ibunya dia menusuk dirinya sendiri. Setelah itu, minggat dengan luka tusukan, rupanya dapat kabar sudah di Sekadau penuh luka,” kata dia, Rabu (30/5).

Beberapa hari lalu, kata Tevi, sepupunya itu datang ke rumah ibunya di Sintang membawa pacarnya. Kemudian pergi ketempat temannya dan meninggalkan pacarnya di rumah sang ibu.

“Pergi dua hari tidak pulang. Ibunya mencari dan sms nanya dimana? Kenapa tidak pulang dan kenapa pacarnya ditinggal begitu saja? Mana tanggungjawabmu?,” ungkapnya menirukan pesan singkat untuk sepupunya itu.

Tevi mengatakan, selama dua hari tidak pulang Median menginap di rumah temannya. Ternyata, temannya itu juga kenal dengan Tevi. Lalu, temanya itu menghubungi Tevi dan memberitahu keadaan Median.

“Dapat informasi itu, saya langsung telepon dia (Median, red) menanyakan kenapa tidak pulang, kemana saja? Nah, dikira ibunya ngadu kesaya. Disitulah dia bertengkar dengan ibunya. Informasinya setelah bertengkar, dia menusuk dirinya setelah itu minggat dengan luka tusukan,” jelasnya.

Tevi mengungkapkan, pihak keluarga sudah mengetahui kejadian sebenarnya. Bahkan, kata dia, saat ini kedua orang tua Median dalam keadaan sakit. Ia mengungkapkan, sepupunya itu pernah menikah namun kandas dan telah bercerai.

“Jadi, saya yang kesini (Sekadau, red). Ibunya sakit, bagitu pula bapaknya sedang menderita stroke. Rencana mau dibawa tapi belum bisa,” pungkasnya.

Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

Wakapolres Sekadau, Kompol Adiono Dwi Waluyo, membenarkan adanya seorang pria yang ditemukan warga dengan bersimbah darah di Jalan Merdeka Timur KM 4, pada Selasa (29/5) malam. Pihak Polres Sekadau mendapatkan informasi ini, setealh ada warga yang melapor, dan pihaknya jug a telah mendatangi lokasi kejadian, bahkan sudah melihat kondisi Median Sukaton di RSUD Sekadau. Setelah.

Memang erdapat luka seperti luka tusukan benda tajam pada tubuhnya. Namun, kami belum bisa memastikan penyebab kejadian tersebut," ujarnya.

Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan, guna mengetahui penyebab Median Sukaton mengalami luka yang cukup parah.

"Lukanya cukup parah, syukurnya nyawanya masih bisa terselamatkan dan kami akan selidiki lebih dalam apa yang sebenarnya terjadi,” kata dia.(akh/jek)