Polres Sekadau Siapkan Pengamanan Lebaran, Pos Pelayanan Berikan Rasa Aman untuk Warga

Sekadau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 136

Polres Sekadau Siapkan Pengamanan Lebaran, Pos Pelayanan Berikan Rasa Aman untuk Warga
LINTAS SEKTORAL - Jajaran Forkopimda dan OPD Pemkab Sekadau menggelar rapat lintas sektoral (Linsek) di Aula Kantor Polres Sekadau, Rabu (6/6). (SP/Akhmal)
Kapolres Sekadau, AKBP Anggon Salazar Tarmizi
"Dalam operasi ketupat nantinya tersedia pos pelayanan di Pos Lantas Polres Sekadau dan pos pengamanan seperti di Peniti dan Simpang Empat Kayu Lapis. Ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat."

SEKADAU , SP - Guna mempersiapan pengamanan mendukung pelaksanan perayaan Idulfitri 1439 di Kabupaten Sekadau, jajaran Polres Sekadau menggelar rapat lintas sektoral (linsek) bersama  instansi dan institusi  terkait lainya, di aula Mapolres Sekadau, Rabu (6/6)

Kegiatan rapat linsek tersebut, mengusung tema, melalui rapat koordinasi lintas sektoral kita tingkatkan sinergi untuk mengamankan, dan mendukung pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1439 H di wilayah hukum Kabupaten Sekadau.

Rapat dipimpin langsung oleh Kapolres Sekadau, AKBP Anggon Salazar Tarmizi, bersama Assisten I Setda Sekadau Fendy. Serta, dihadiri pula jajaran Polres Sekadau, daan sejumlah kepala SKPD terkait di lingkungan Pemkab Sekadau. 

Kapolres Sekadau, AKBP Anggon Salazar Tarmizi menuturkan, rapat lintas sektoral yang digelar tersebut dalam rangka mengamankan dan mendukung pelaksanaan hari raya Idulfitri.

“Dalam operasi ketupat nantinya tersedia pos pelayanan di Pos Lantas Polres Sekadau dan pos pengamanan seperti di Peniti dan Simpang Empat Kayu Lapis. Ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar AKBP Anggon Salazar Tarmizi, dalam rapat lintas sektoral di aula Mapolres Sekadau, Rabu (6/6) pagi.

Ia mejelaskan,b erdasarkan instruksi Kapolri mengenai berbagai potensi kerawanan yang terjadi. Maka, perlu kerjasama semua pihak untuk mencegah terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan.

“Bersama-sama memberikan kenyamanan, rasa aman dan tertib kepada masyarakat,” tuturnya.

Asisten I Setda Kabupaten Sekadau, Fendy mengatakan, menciptakan rasa aman, nyaman dan damai merupakan tugas bersama. Bila rasa aman, nyaman dan damai tercipta tentu tidak hanya untuk masyarakat yang merayakan idul fitri saja melainkan seluruh komponen masyarakat.

“Kami apresiasi kepada Polres Sekadau dimana 2017 lalu kejadian-kejadian yang membayangi pelaksanaan idul fitri dapat ditekan atau diminimalisir,” tuturnya.

Ia berharap, SKPD terkait di lingkungan Pemkab Sekadau agar memberikan perhatian yang sungguh-sungguh bersama-sama memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Menurutnya, pada 2017 lalu dari hasil sidak yang dilakukan kebutuhan barang mencukupi dan tidak ada lonjakan harga yang dilakukan spekulan.

“Sedangkan saat ini beberapa komiditi mengalami kenaikan harga seperti telur ayam, daging sapi, daging ayam. Kenaikan itu masih wajar,” ungkapnya.

Selain itu, kata Fendy, pengamanan diharapkan dapat dilakukan disejumlah objek wisata di Bumi Lawang Kuari. Salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi masyarakat saat libur adalah Batu Joto yang berada di Kecamatan Nanga Taman. Bahkan, para pengunjung tak hanya masyarakat Sekadau saja, melainkan juga dari luar Kabupaten Sekadau.

“Kemudian yang perlu diperhatikan yaitu masalah lalu lintas di sekitar Pasar. Ini tentunya menjadi perhatian dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” kata dia.

Kabag Ops Polres Sekadau Kompol Agus DC, mengatakan sebanyak 50 personel akan diterjunkan untuk pengamanan pada operasi ketupat 2018, baik sebelum maupun sesudah Idulfitri 1439 Hijriah. (akh/jek)

Dilaksakan Serentak Seluruh Indonesia 

TNI-Polri menggelar apel gabungan Operasi Ketupat 2018 untuk mengamankan Idul Fitri 2018 di seluruh Indonesia, Rabu (6/6) 

“Apel serentak di seluruh Indonesia ditandai dengan sejumlah kegiatan pemeriksaan dan pengecekan kewilayahan masing-masing dalam rangka dimulainya operasi ketupat,” kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat memimpin apel di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, dengan didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Ia mengatakan, Operasi Ketupat 2018 akan berlangsung selama 18 hari sejak 7 Juni sampai 24 Juni 2018. Ada sebanyak 177 ribu personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan jajaran dari instansi terkait yang disiagakan dalam operasi ini.

"Ditambah dari jajaran pemda masing-masing dan juga melibatkan beberapa ormas seperti Pramuka, Banser," kata Tito.

Tito menyampaikan sejumlah target operasi, yakni pengamanan arus mudik dan arus balik. 

"Selama ini banyak perbaikan infrastruktur dan relatif (tahun ini) lebih baik dari tahun sebelumnya," kata dia.

Ia berpesan kepada TNI-Polri agar memaksimalkan kerja keras untuk mengurai kemacetan dan meminimalisasi kecelakaan lalu lintas.

"Kita harus kerja keras urai macet dan tekan kecelakaan," kata Tito. (ant/jek)