DAD dan MABM Imbau Warga Tidak Terprovokasi, Hasil Pilkada Percayakan Kepada Penyelenggara

Sekadau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 143

DAD dan MABM Imbau Warga Tidak Terprovokasi, Hasil Pilkada Percayakan Kepada Penyelenggara
Ilustrasi. (Net)
Ketua DAD Sekadau, Welbertus Willy
"Percayakan pada panitia penyelenggara pemilu untuk hasil pilkada ini. Kalau ada persoalan, ada persengketaan serahkan kepada mereka yang berwenang."

SEKADAU, SP - Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman. Terlebih, pasca pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat yang telah dilakukan. Masyarakat diimbau untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Welbertus Willy mengimbau masyarakat khususnya di Bumi Lawang Kuari untuk menahan diri. Masyarakat juga diminta untuk tidak mudah terpengaruh terhadap hal-hal yang bersifat propokatif.

“Percayakan pada panitia penyelenggara pemilu untuk hasil pilkada ini. Kalau ada persoalan, ada persengketaan serahkan kepada mereka yang berwenang,” ujar Welbertus Willy, Minggu (1/7).

Ia menegaskan, setiap kandidat memiliki tim advokasi, serahkan kepada mereka agar hal itu bisa diproses. Untuk itulah, Willy meminta masyarakat untuk menahan diri. Ia mengatakan, persengketaan pemilu atau pilkada sudah ada yang menanganinya.

“Masyarakat supaya saling menahan diri dan kerja seperti biasa. Kerja, kerja dan kerja,” katanya.

Selain itu, kata Willy, kepada masing-masing tim kandidat agar mengawasi perjalanan suara tersebut. Pengawasan mulai dari TPS hingga perhitungan finalmya nanti dilakukan agar tidak ada kecurangan.

“Silahkan masing-masing tim mengawasi dan mengawalnya. Kalau ada kecurangan ya laporkan kepada mereka yang berwenang menanganinya,” kata dia.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sekadau, Sunardi. Ia mengatakan, proses demokrasi merupakan pembelajaran politik bagi masyaraka Indonesia, khususnya di Kabupaten Sekadau.

“Apapun hasilnya kita harus legowo. Siapapun yang terpilih, itu merupakan pilihan masyarakat dalam memilih pemimpinnya,” ungkapnya.

Menurutnya, siapapun mereka yang menang merupakan putra-putri terbaik Kalimantan Barat. Mereka yang terpilih dinilai tentunya dinilai mampu membawa Kalimantan Barat lebih baik kedepannya.

“Yang belum terpilih harus berjiwa besar. Siapapun pemimpinnya yang jelas untuk membangun Kalbar lebih baik,” tuturnya.

Untuk itu, Sunardi mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi. Sehingga, tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Masyarakat, kata dia, harus menerima apapun hasil dari Pilgub yang telah dilaksanakan itu.

“Mari bersama-sama bergandengan tangan untuk membawa Sekadau lebih baik kedepannya. Masyarakat Kabupaten Sekadau dikenal harmonis dalam etnis, cinta damai,” ajaknya.(akh/jek) 

Jangan Mudah Terpancing

Terpisah, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sekadau, Paulus Lion mengatakan, proses pilkada telah dilakukan. Ia berharap, masyarakat Sekadau aga bertindak sesuai aturan.

“Yang sudah ya sudah lah. Masyarakat jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang beredar,” ungkap Lion.

Pihaknya, kata dia, mendukung penuh upaya semua pihak dan instansi penyelenggara pemilu dalam mensukseskan pilgub tersebut. 

“Kita juga berdoa agar semua berjalan dengan baik. Siapapun yang terpilih menjadi Gubernur Kalbar tentunya kita berdoa supaya Kalbar menjadi maju,” pungkasnya. (akh/jek)