Suheri Hantam Kening Supinah Pakai Gagang Cangkul

Sekadau

Editor Angga Haksoro Dibaca : 194

Suheri Hantam Kening Supinah Pakai Gagang Cangkul
Sekadau, SP – Suheri, tersangka pembunuhan Supinah di Dusun Peniti, Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir memukuli korban menggunakan gagang cangkul. Ditemukan bekas rambut Supinah pada gagang cangkul.  

Suheri mengaku tidak terima dengan perkataan kasar Supinah. Dia kembali masuk ke rumah korban melalui pintu belakang yang saat itu terbuka. Suheri membawa kayu gagang cangkul.

“Posisi korban tidur miring. Kemudian korban nengok saya, langsung saya pukul keningnya sambil pejam. Saya tidak hitung berapa kali saya pukul. Paling sedikit 5 kali karena saya pejam mata sambil memegang gagang cangkul dengan dua tangan,” kata Suheri saat diperiksa di Polres Sekadau, Kamis (4/10).

Setelah memukuli korban, tersangka masuk ke kamar dan mengambil dompet. Saat keluar, Suheri melihat kalung dikenakan korban dan mengambilnya menggunakan tangan kiri, sedangkan tangan kanan masih memegang gagang cangkul.

“Saya keluar lewat pintu belakang, lewat samping. Saya ambil uang receh Rp2 ribu-an dan dompet disisipkan di kayu di ruko dekat rumah korban. Kayu langsung saya buang. Setelah itu saya langsung ke Mandor ke rumah teman,” kata Suheri.

Tersangka Suheri (26 tahun) ditangkap di  Mandor, Kabupaten Landak, Rabu (3/10) malam. Suheri adalah tetangga korban di Desa Semanggis Raya, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sekadau. Pelaku dan keluarga korban saling kenal.

Kapolres Sekadau, AKBP Anggon Salazar Tarmizi menjelaskan, motif pembunuhan karena emosi sesaat. Tersangka tersinggung dimaki dengan kata-kata kasar.

“Unsur utamanya dendam. Setelah penganiayaan, terduga sempat mengambil barang seperti kalung dan dompet. Sementara kami terapkan Pasal 338, tapi nanti dilihat perkembangan dalam penyidikan.” (akh)