Rabu, 23 Oktober 2019


Rupinus Hadiri Rakernas Apkasi di Nusa Dua

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 157
Rupinus Hadiri Rakernas Apkasi di Nusa Dua

HADIRI RAKER - Bupati Sekadau Rupinus beserta jajaran saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Bali.

SEKADAU, SP - Bupati Sekadau Rupinus didampingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sekadau Sabas dan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Pemkab Sekadau A. M. Saleh menghadiri acara Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Bali, Selasa (21/8).

Kegiatan Rakernas Apkasi 2019 bersamaan dengan Apkasi Smart Regency Expo dan Forum 2019 yang mengusung tema ‘Menuju Kabupaten Cerdas Melalui Digitalisasi Pelayanan Publik’ dibuka oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Dalam sambutannya, Menteri Desa mengatakan, Indonesia ekonominya tergantung dari investasi, ekspor dan konsumsi. Untuk itu, yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah meningkatkan investasi dan konsumsi dalam negeri. Tanpa investasi akan sulit ekonomi dari desa untuk berkembang.

Dalam kesempatan itu juga, dilaksanakan penandatanganan MOU antara Plt Ketua Umum Apkasi Abdullah Azwar Anas dan Pihak Buka Lapak. 

Dalam sambutannya, Plt Ketua Umum Apkasi Abdullah Azwar Anas menjelaskan, adapun tujuan dilakukannya MoU tersebut agar produk-produk unggulan pemerintah daerah bisa dijual, digunakan, sehingga menjadi cara dari daerah untuk menghadapi tumbuhnya model-model pemasaran baru.

Dikatakan Anas, sekarang tidak bisa lagi kepala daerah bersama Dinas UMKM angkut dari pameran-pameran, pindah sana pindah sini. Kalau tidak dibarengi dengan yang online, selain yang offline ini maka dari itu apkasi melakukan kerjasama dengan buka lapak supaya daerah tidak tertinggal jauh. 

"Kalau kompetisi kita belum mampu, lebih baik kita kolaborasi, dengan buka lapak," kata Anas.

Bupati Sekadau Rupinus mengatakan, Revolusi Industri 4.0 sebagai perkembangan peradaban modern telah dirasakan dampaknya pada berbagai sendi kehidupan yang menjadikan perubahan semakin cepat, sehingga pemerintah daerah dituntut untuk lebih transparan, akuntabel dan responsif terhadap perubahan dan perkembangan yang  begitu cepat.

Menurut Rupinus terhadap perkembangan peradaban modern yang terjadi begitu cepat, maka mau tidak mau, suka tidak suka harus dihadapi. Oleh karenanya terhadap MoU yang dilakukan antara Apkasi dan buka lapak menurut Rupinus merupakan upaya inovasi baru yang sangat baik bagi pemerintah daerah dalam membantu memasarkan produk-produk UMKM di Kabupaten Sekadau.

"Kita sambut baik kerjasama apkasi dan buka lapak, kedepan akan kita memanfaatkan digitalisasi ini untuk pelayanan publik sehingga masyarakat lebih mudah, murah, dan cepat mendapatkan pelayanan untuk memasarkan produk-produk di kabupaten sekadau di Bukalapak," ujar Rupinus. (akh/Rilis)