Rabu, 23 Oktober 2019


Bupati Resmikan Gereja Katolik di Nanga Mahap

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 147
Bupati Resmikan Gereja Katolik di Nanga Mahap

PERESMIAN – Bupati Sekadau Rupinus didampingi Uskup Keuskupan Sanggau Mgr Yulius Mencucini, CP, meresmikan penggunaan Gereja Katolik Santo Carolus Houben Stasi Mungguk Ganis di Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Minggu (25/8).

Pemkab Sekadau mendukung pembangunan rumah ibadah. Masyarakat pun diminta untuk memelihara dan merawat rumah ibadah dengan baik, karena membangun itu gampang, tetapi merawatnya susah.

Bupati Sekadau Rupinus, didampingi Uskup Keuskupan Sanggau Mgr Yulius Mencucini, CP, meresmikan penggunaan Gereja Katolik Santo Carolus Houben Stasi Mungguk Ganis di Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Minggu (25/8).

Sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Sekadau pun hadir mendampingi bupati dalam acara peresmian itu, diantaranya Staf Ahli Bupati Afronsius Sehan, Kadis Dinkes Imanuel, Kadis Dikpora Paulus Misi, Kasat Pol PP Yapet Simon, Plt Kabag Humas Leonardus serta perwakilan dari SKPD lainnya dan Forkompimka Kecamatan Nanga Mahap. Hadir juga tokoh masyarakat, para pastor, bruder, frater dan suster. 

Kedatangan rombongan Bupati Sekadau dan Keuskupan Sanggau disambut meriah oleh umat Katolik Stasi Mungguk Ganis yang berjumlah kurang lebih 200 orang. Penampilan tari adat Dayak menambah semaraknya acara peresmian dan pemberkatan gereja tersebut.

Pada kesempatan itu, Bupati Sekadau didaulatkan memancong buluh muda sebagai wujud penghormatan umat Katolik kepada tamu agung. Bupati juga didaulat untuk membuka tirai papan nama tanda diresmikannya gereja, sementara pengguntingan pita dilakukan oleh Camat Nanga Mahap, Yulius Acung.

Acara dilanjutkan dengan pemberkatan di luar dan dalam gedung gereja oleh Uskup Keuskupan Sanggau dan setelah itu dilanjutkan dengan Misa Syukur dan penerimaan Skaramen Krisma kepada 30 umat Katolik Stasi Mungguk Ganis oleh yang mulia Uskup Keuskupan Sanggau Mgr Yulius Mencucini. CP.

Ketua Panitia Pembangunan Gereja Katolik Stasi Mungguk Ganis dalam laporannya menyatakan, ukuran luas Gereja Katolik Stasi Mungguk Ganis yakni lebar delapan meter dan panjang 16 meter. 

"Dana total yang dibutuhkan untuk pembangunan gereja ini kurang lebih Rp115 juta. Adapun sumber dana berasal dari swadaya umat Stasi Mungguk Ganis dan donatur, Paroki Nanga Mahap, Keuskupan serta Pemkab Sekadau. Banyak terima kasih atas dukungan pemerintah, para donatur dan umat Katolik Stasi Mungguk Ganis,” ujarnya.

Bupati Sekadau Rupinus mengatakan menyambut baik pembangunan tempat ibadah di Kabupaten Sekadau. Pemerintah mendukung pembangunan tempat ibadah seperti gereja, masjid dan rumah ibadah lainnya.

Bupati berpesan supaya gedung Gereja Katolik Stasi Mungguk Ganis yang baru saja diresmikan dan diberkat  oleh Uskup dipelihara dan dirawat dengan baik dan sungguh-sungguh.

“Karena membangun itu gampang, tetapi merawatnya susah. Untuk itu diperlukan kekompakan dan kebersamaan umat dalam menjaga dan merawat bangunan gereja yang menjadi kebanggaan umat Katolik Stasi Mungguk Ganis,” ujarnya. 
Lebih jauh, bupati mengatakan, keberadaan gedung gereja ini dapat mengikat rasa persaudaraan yang tinggi dengan semua orang.

Sementara itu, Uskup Keuskupan Sanggau Mgr Yulius Mencucini, CP memberi apresiasi umat katolik Stasi Mungguk Ganis yang sudah membangun gereja yang cukup megah. Hal ini lanjut uskup, mencerminkan iman umat Katolik Stasi Mungguk Ganis akan Tuhan sudah semakin baik dan berkembang. 

"Gereja yang dibangun dengan susah payah oleh umat Katolik Stasi Mungguk Ganis ini merupakan bukti umat mencintai dan dekat dengan Tuhan, bukti kebaktian umat kepada Tuhan, apa guna mendirikan gereja yang sudah megah kalau tidak digunakan untuk sembayang. (akh/Humas Pemkab)