Rabu, 23 Oktober 2019


Bupati Sekadau Lantik 50 Pejabat Struktural

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 188
Bupati Sekadau Lantik 50 Pejabat Struktural

PELANTIKAN - Bupati Sekadau Rupinus saat melantik 50 pejabat struktutal Pemkab Sekadau di Aula Kantor Bupati Sekadau, Senin (26/8) pagi.

SEKADAU, SP – Bupati Kabupaten Sekadau Rupinus melantik 50 pejabat untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan Administrator, serta Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau, Senin (26/8) pagi.

Bupati menuturkan, pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil merupakan tidak lanjut dari Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN), sekaligus sebagai komitmen untuk peneyelenggaraan manajemen ASN berbasis Sistem Merit.

"Saya selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yang mempunyai kewenangan menetapkan pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian ASN dan pembinaan manajemen ASN di Instansi Pemerintah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, saya tetap melakukan pertimbangan berdasarkan pada objektifitas, kompetensi, kualifikasi syarat jabatan, penilaian terhadap prestasi kerja, kepemimpinan, kerja sama, kreatifitas tanpa membedakan gender, suku, agama, ras dan golongan," tuturnya.

Bupati menjelaskan, pada hari ini telah dilakukan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan jabatan struktural sebanyak 50 orang dengan rincian JPT Pratama dua orang, Administrator 17 orang serta pengawas 31 orang.

"Pelaksanaan serta pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pada hari ini bersifat promosi, rotasi dan reposisi, khusus untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama beberapa waktu yang lalu kita telah melaksanakan seleksi jabatan terbuka sesuai dengan amanat peraturan yang berlaku dan telah mendapatkan persetujuan/rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)," ujar Rupinus.

Dalam acara ini, bupati juga menyampaikan agar para pejabat yang telah dilantik dapat menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.

"Kepada istri pejabat yang dilantik untuk senantiasa memberikan dukungan yang positif kepada suami di dalam menjalankan tugas, karena peran istri sebagai pendamping suami mempunyai pengaruh yang sangat besar dan menentukan terhadap suksesnya tugas suami," tukasnya. (akh)