Minggu, 17 November 2019


Mobil Tabrak Rumah Anggota Polisi

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 57
Mobil Tabrak Rumah Anggota Polisi

TABRAK – Sebuah mobil menabrak rumah warga yang merupakan anggota Polres Sekadau di Jalan Sekadau-Sanggau Kilometer 3, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kalbar, Sabtu (2/11) siang. Akibatnya, satu orang yang sedang bekerja di rumah meninggal du

SEKADAU,SP – Sebuah mobil yang lepas kendali menabrak rumah warga yang merupakan anggota Polres Sekadau di Jalan Sekadau-Sanggau Kilometer 3, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar, Sabtu (2/11) siang. Akibat peristiwa tersebut, satu orang yang sedang bekerja di rumah meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Sekadau, AKP Laelan Sukur mengungkapkan, mobil merk Kijang Inova dengan Nomor Polisi KB 1704 RR yang dikemudikan Agustinus Indra (19), sebelumnya melaju dari arah Sekadau menuju Sanggau. Namun tepat di kilometer 3, mobil tersebut masuk ke tepi jalan sebelah kiri, hingga akhirnya pengemudi membanting stir ke arah kanan jalan. 

“Kemudian mobil slip berbelok ke kanan jalan dan menabrak rumah Brigadir Erwin Prasetyo,” ungkap Laelan, Minggu (3/10).

Di rumah Brigadir Erwin Prasetyo memang terdapat bengkel las. Mobil yang dikemudian oleh Agustinus menghantam bengkel las tersebut. Dan saat kejadian, korban sedang bekerja dan tidak dapat menyelamatkan diri.

Akibat peristiwa ini, Fadli (35) yang sedang bekerja di bengkel las itu, tertabrak dan terkena benturan di kepala serta luka robek di kaki sebelah kanan. Meski sempat mendapatkan penanganan di RSUD Sekadau, korban akhirnya meninggal dunia.

“Korban mengalami luka dan benturan di kepala. Korban meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Sekadau. Jenazahnya telah dibawa ke Pontianak untuk dimakamkan,” beber Laelan.

Sementara, kondisi pengemudi baik-baik saja. Pengemudi mobil, kata Laelan, diketahui belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). 

"Dia (pengemudi) itu maksudnya ngetrack mobil, tahu-tahunya keluar (jalur). Saat ini masih diperiksa untuk dimintai keterangannya," ungkapnya.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti. Rumah yang ditabrak kondisinya hancur. Warga setempat gotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang hancur. Selain korban nyawa, kerugian atas kejadian tersebut diperkirakan mencapai 20 juta. (akh) 

Terdengar Suara Benturan Keras

Sontak peristiwa tersebut menyedot perhatian warga maupun pengendara yang melintas. Berdasarkan keterangan saksi Arif (55 ), saat mobil tersebut menabrak rumah, terdengar suara benturan keras.

“Saya duduk di depan rumah. Saya mendengar bunyi rem mobil, tidak lama bunyi ‘dar’ sangat kuat keras,” ujar Arif.

Arif pun bergegas untuk melihatnya. Ia melihat mobil sudah menabrak rumah. Bahkan, dinding semen rumah tersebut hancur.

“Itu tembok-temboknya terpelanting sekitar 20 meter, untung tidak ada anak-anak main di samping (rumah). Korban sudah melengkung depan mobil. Dia (korban) lagi kerja las, tiba-tiba ada mobil, tidak bisa mengelak, yang dua pekerja bisa lari,” ungkap Arif. 

Arif mengaku, dirinya sempat membawa pengemudi mobil untuk diamankan. 

“Saya langsung amankan yang bawa mobil. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya. (ha)