Minggu, 17 November 2019


8.273 KPM Terima Bantuan Pangan Non Tunai

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 45
8.273 KPM Terima Bantuan Pangan Non Tunai

FOTO BERSAMA - Bupati Sekadau Rupinus beserta jajaran saat berfoto bersama dalam kegiatan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Gedung Keteketik Sekadau.

SEKADAU, SP - Pemerintah Kabupaten Sekadau menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 8.273 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program ini dulunya sering disebut bantuan sosial beras sejahtera (Rastra).

Peluncuran BPNT ditandai penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) secara simbolis oleh Bupati Sekadau Rupinus kepada sejumlah KPM. KKS tersebut akan menjadi alat pembayaran elektronik BPNT di Kabupaten Sekadau.

Bupati Sekadau, Rupinus mengatakan pemerintahannya mengapresiasi hadirnya program pemberdayaan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia berupa BPNT.

“Bantuan ini memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sekadau. Juga terhadap peningkatan kemandirian serta ketahanan pangan lokal bagi keluarga penerima manfaat (KPM),” sebutnya.

BPNT adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah. Bansos ini diberikan kepada PKM tiap bulan melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan (E-Warong) yang bekerjasama dengan bank.

Disebutkan Rupinus, penerima BPNT di Kabupaten Sekadau ada sebanyak 8.273 KPM. Dimana 5.319 KPM penerima BPNT telah terafiliasi dengan Program Keluarga Harapan (PKH) dan sebanyak 2.954 adalah BPNT murni yang akan menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang tersebar di tujuh Kecamatan di Kabupaten Sekadau.

Penyalurannya bekerja sama dengan Bank Mandiri sebagai mitra kerja dan tempat dibukanya rekening untuk menampung dana belanja bantuan sosial.

“KPM tiap bulan akan mendapatkan Rp110 ribu per kepala keluarga untuk membeli 8 kilogram beras premium dan delapan butir telur ke pedagang bahan pangan (E-Warong) yang telah ditunjuk. Jadi KPM tidak membawa uang pulang ke rumah,” jelas Rupinus. (akh)

Gunakan dengan Baik

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Pemrempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau, Suhardi menjelaskan, melalui kartu tersebut, tiap penerima manfaat diharapkan dapat menggunakan bantuan secara baik untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari.

"Pembelian beras dan telur diharapkan dapat mendukung pemenuhan kualitas gizi bagi keluarga kurang mampu, dan ini mudah-mudahan sangat membantu keluarga dan masyarakat Sekadau dari program bantuan langsung ini hingga menyentuh lapisan masyarakat bawah," tukasnya. (akh)