Panitia Imlek dan CGM 2016 Singkawang Targetkan Dapat Penghargaan Muri

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 704

Panitia Imlek dan CGM 2016 Singkawang Targetkan Dapat Penghargaan Muri
LAMPION RAKSASA- Panitia perayaan Imlek dan CGM 2016 Singkawang bergotong royong membangun lampion raksasa di Stadion Kridasana, Singkawang, Selasa (2/2). (FOTO SUARA PEMRED/ M ELIAZER)
 SINGKAWANG, SP -  Panitia perayaan Imlek dan Cap Go Meh (CGM) 2016,  membangun  lampion raksasa berukuran 8 x 8 meter di Stadion Kridasana,  Kota Singkawang.  Dan menargetkan meraih penghargaan  dari Museum Rekor Indonesia (Muri) "Semoga saja, bisa mencapai target ke rekor Muri,  untuk kategori lampion terbesar," kata Apin Sudirman, koordinator lapangan Stadion Kridasana,  Singkawang, Selasa (2/2).

Menurut Apin, biaya untuk pembuatan lampion mencapai Rp 50 juta. Nantinya, lampion raksasa ini, akan berayun-ayun 2 hingga 2,5 meter di ketinggian tanah. "Jadi tidak diletakkan di atas tanah, tapi akan digantung dengan menggunakan besi penyangga, semua sudah kita atur," ungkapnya.

Untuk bahan pembuatan lampion, tambah Apin, menggunakan besi dan kain merah sepanjang 250 meter. Butuh 10 orang pekerja untuk membuat lampion tersebut. Setelah rampung, lampion akan dipasangi lampu sebesar 100 watt.
"Supaya suasananya hidup, akan dibantu dua buah lampu tembak, jadi lampion akan semakin terlihat terang," jelasnya.

Dia mengakui bahwa selain untuk  mengejar rekor Muri, pembuatan lampion raksasa ini,  juga untuk memberikan kepuasan kepada para pengunjung stadion saat perayaan Imlek dan CGM nanti. "Supaya pengunjung tidak kecewa, maka kita buatlah lampion raksasa," tandasnya. (jee/sut)