Wali Kota Singkawang: Berikan Rasa Aman dan Nyaman

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 787

Wali Kota Singkawang: Berikan Rasa Aman dan Nyaman
PESTA SENI- Wali Kota Singkawang Awang Ishak bersama panitia perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2016 ketika membuka pagelaran pesta seni di Stadion Kridasana, Minggu (7/1) malam. (FOTO SUARA PEMRED/ M. ELIAZER)
SINGKAWANG, SP - Pagelaran pentas seni menyambut perayaan Imlek dan Cap Go Meh (CGM) 2016 di Kota Singkawang 2016 berlangsung meriah. 

Ratusan warga memadati Stadion Kridasana, Minggu (7/1) malam.
Tatanan lampu dihiasi gemerlap warna-warni lampion yang tertata rapi. Terdapat sebuah lampion berukuran raksasa yang dibuat oleh panitia.  Liak-liuk tarian barongsai di atas panggung, juga ikut menambah semarak acara yang rutin dilaksanakan.

Wali Kota Singkawang, Awang Ishak berpesan kepada seluruh warga agar dapat bersama-sama mensukseskan dan meramaikan perayaan Imlek dan CGM 2016.
  
Dia juga berpesan kepada semua pihak untuk selalu menciptakan rasa aman dan nyaman selama kegiatan. "Berikan rasa nyaman dan aman kepada warga yang berkunjung ke Singkawang untuk merayakan Imlek dan Cap Go Meh," pintanya.


Awang juga mengapresiasi pihak panitia atas keberhasilan memasang 10.000 lampion. "Sepuluh ribu lampion itu sangat luar biasa. Terima kasih kepada panitia, dan para donatur yang turut mensukseskan perayaan ini," ujarnya.  

Memasuki akhir masa jabatan,  Awang mengingatkan kepada masyarakat
untuk dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilwako Singkawang 2017. "Pilihlah pemimpin yang betul-betul mempunyai niat untuk membangun Singkawang," pesannya.


Awang juga akan ikut meramaikan bursa pemilihan calon Gubernur Kalbar. Niat Awang untuk maju telah sering kali disampaikan. "Tinggal mencari siapa yang mendampingi saja. Tapi, saya sudah komunikasi dengan Pak Midji (Wali Kota Pontianak) agar jangan malu-malu meminang. Saya sudah siap," tuturnya.

Perayaan Imlek dan Cap Go Meh (CGM) 2016 di kota Singkawang bertema Kebahagiaan Persaudaraan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Untuk itu, mari kita lestarikan kekayaan budaya Singkawang ini, yang telah berkembang selama ratusan tahun," kata Janto Tjahjadin, ketua panitia acara tersebut, Senin (8/2).

Menurutnya, makna dari tema ini yakni Indonesia sebagai bangsa yang pluralisme harus agar terus terbina dan bersatu. " Perayaan ini memiliki keunikan karena seni dan budayanya yang sakral. (jee/sut)