Polsek Singkawang Gelar Reka Ulang Pembunuhan Nando

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 963

Polsek Singkawang Gelar Reka Ulang  Pembunuhan Nando
Tersangka Julianti (24) baju oranye, saat melakukan reka ulang di TKP, Senin (26/9). (SUARA PEMRED./ ABDUL)
SINGKAWANG, SP - Polsek Singkawang Barat menggelar reka ulang penganiayaan berujung hilangnya nyawa  Lorenza Fernando, dengan tersangka Julianti alias Afui (24), di Jalan Pulau  Belitung,  Gang Sinar Nomor 16 Rt 037/Rw 006, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Senin (26/9).

Dalam reka ulang tersebut, tersangka peragakan 14 adegan. Peristiwa tragis tersebut bermula dari korban minta dimandikan oleh tersangka, yang tak lain adalah pengasuhnya sendiri.

Setelah korban minta dimandikan, kemudian tersangka membawa korban ke kamar mandi dengan melucuti pakaian korban.
Namun korban menangis. Berawal dari kerewelan korban,  tersangka merasa geram dan berusaha menghentikan tangis korban dengan mencuculkan api rokok ke tangan korban.

Sulutan api rokok yang dilakukan tersangka, tidak membuat tangisan korban berhenti, dan korban terus menangis. Tersangka semakin geram, dan spontanitas, tersangka langsung naik pitam, lalu mencekik korban.

Korban pun terjatuh lemas akibat cekikan tersebut. Melihat korban jatuh, tersangka panik, dan berusaha membangunkan korban, dengan menyiram air ke tubuh korban yang sudah tak bergerak.

Setelah di siram air oleh tersangka, korban tak juga bangun. Melihat tak ada reaksi, kemudian  tersangka bergegas keluar rumah, lalu meminjam motor warga, untuk membawa korban ke Rumah Sakit Umum Harapan Bersama (RSUB) Singkawang.

Usaha itu tak membuahkan hasil. Korban pun tewas seketika. Reka ulang juga dihadiri suami tersangka dan ayah korban.

Kapolsek Singkawang Barat, Kompol Narno mengatakan reka ulang ini  bertujuan untuk melengkapi berkas perkara.

"Semua pihak ikut hadir. Diantaranya pihak kejaksaan, kuasa hukum tersangka, suami tersangka dan ayah korban," kata Narno.

Menurut Kapolsek, suami tersangka untuk mendampingi, dan melihat langsung proses kejadian yang dilakukan tersangka terhadap korban.

"Sehingga apa yang dilakukan tersangka, terhadap korban, disaksikan langsung oleh suaminya,"jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Singkawang Barat, Ipda Walidu, belum lama ini menerangkan, motif perbuatan tersangka, sejauh ini hanya sepontanitas lantaran kesal.

"Tersangka sudah mengakui perbuatannya, dan sudah mengaku menyesal. Selain itu, tersangka sudah meminta maaf ke pada keluarga korban," katanya belum lama ini. (abd/sut).