PKPI Singkawang Belum Terima Laporan Dugaan Pemalsuan SK Pengusung Paslon Wali Kota

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 654

PKPI Singkawang Belum Terima Laporan Dugaan Pemalsuan SK Pengusung Paslon Wali Kota
Bakal Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang, Tjhai Nyit Kim (Malika Awang Ishak) - Suryadi saat mendaftar ke KPU setempat, beberapa waktu lalu. (suara pemred/abdul)
SINGKAWANG, SP – Kasus dugaan pemalsuan Surat Keputusan (SK) Rekomendasi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) mengusung pasangan bakal calon, Tjhai Nyit Khim atau Malika Awang Ishak – Suryadi masih terus bergulir.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Singkawang bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat, saat ini berada di Jakarta untuk melakukan verifikasi ulang surat tersebut. .


Bakal Calon Wakil Wali Kota Singkawang, Suryadi saat dikonfirmasi  enggan berkomentar banyak. Dia mengatakan permasalahan ini telah diserahkan sepenuhnya kepada tim pemenangan pasangan MAS (Malika-Suryadi).   

“Sudah saya serahkan kepada tim, jadi saya belum bisa memberikan tanggapan terkait hal ini,” katanya singkat saat dihubungi melalui jaringan telepon, kemarin.


Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) PKPI Singkawang, Frumensius mengatakan  belum mendapatkan laporan terkait dugaan pemalsuan SK Rekomendasi ini.

"Masih belum terima laporan," katanya singkat.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Singkawang, Julita menjelaskan pihaknya juga turut melakukan pengawalan dugaan kasus pemalsuan SK Rekomendasi PKPI.

Saat ini dikatakan Julita, anggota Divisi Penindakan Panwaslu Singkawang telah bertemu dengan anggota dari KPU RI di Jakarta.

"Saat ini divisi penindakan kita sudah berangkat ke KPU pusat untuk mengikuti proses verifikasi dugaan pemalsuan SK rekomendasi PKPI sebagai partai pengusung bakal calon wali kota dan wakil wali kota," kata Julita, Rabu (12/10).


Menurut Julita, kasus dugaan pemalsuan ini sebenarnya sudah diambil alih oleh Badan Pengawasan Pemilu RI (Bawaslu RI). Akan tetapi, Panwaslu Singkawang ditegaskannya tetap dilibatkan dalam proses pengawalan kasus.


"Dan saat ini masih proses verifikasi untuk mengetahui kebenaran dugaan tersebut," ujarnya. 

Dia berharap, pelaksanaan tahapan Pilkada  Singkawang berjalan sesuai prosedur tanpa dinodai dengan tindakan kecurangan.


"Demokrasi kita harus semakin baik, seharusnya jangan ada lagi kecurangan-kecurangan dalam Pilkada," harapnya.

Sebagai lembaga pengawas Pilkada, pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengurangi potensi kecurangan. Oleh sebab itu
, masyarakat diminta untuk pro aktif melaporkan jika terdapat dugaan pelanggaran Pilkada.


"Dan kalau melapor, saya juga meminta agar dilengkapi bukti, supaya pelanggaran bisa ditindaklanjuti," pungkasnya. (abd/jee)