Seorang Penggali Sumur Tewas Tertimbun Tanah, Dua Orang Selamat

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 621

Seorang Penggali Sumur Tewas Tertimbun Tanah, Dua Orang Selamat
Suasana evakuasi tubuh Bambang Suli alias Mamang (56) di galian sumur di belakang Yayasan Torsiah, Rabu (7/12). (SP/Abdul)
SINGKAWANG, SP – Seorang penggali sumur, Bambang Suli alias Mamang (56) tewas tertimpa tanah longsor galian sumur di belakang Sekolah Yayasan Torsina, Jalan Tanjung Batu, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Rabu (7/11) siang.

Sumur dengan kedalaman tiga meter, yang sedang dikerjakan Maman bersama rekannya, yakni Rajab dan Reza, tiba-tiba saja longsor dan menimpa mereka, keduanya berhasil selamat dari musibah itu.

Mengetahui kejadian tersebut, rekan korban dibantu warga langsung melakukan evakuasi terhadap tubuh korban dengan alat seadanya. Proses evakuasi memakan waktu sekitar dua jam.

Saat jenazah korban berhasil diangkat dari timbunan tanah galian sumur, teriakan takbir dari warga yang melakukan evakuasi terdengar lantang.

Tak lama, isak tangis keluarga pun pecah melihat tubuh korban yang telah tak bernyawa dikeluarkan,  dengan tubuh dipenuhi tanah cair.

Kapolsek Singkawang Selatan, AKP Sukri mengatakan, kejadian tewasnya pekerja galian sumur terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Informasi awal diterima pihaknya dari warga yang melapor.

“Setelah mendapat laporan, saya langsung perintahkan anggota ke lokasi untuk proses evakuasi," ujarnya.

Sukri menuturkan korban sudah di bawa ke Rumah Sakit Abdul Aziz untuk dilakukan visum.

"Dua orang yang selamat, sedang dirawat di rumah sakit, mengalami trauma. Tapi mereka kondisinya tidak apa-apa. Sudah bisa berbicara," kata Kapolsek. (abd/jee)

Baca Juga:
Polisi Amankan Perusak Vihara Tri Dharma Bumi Raya
Warga Kalbar Ikut Aksi Super Damai 212
Komunitas Suku Dayak di Singkawang Bantah Usir Warga Tionghoa