Dugaan Pelanggaran Pemilu, Ini Komentar Jurkam Paslon Wali Kota Singkawang

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 1932

Dugaan Pelanggaran Pemilu,  Ini Komentar Jurkam Paslon Wali Kota Singkawang
KAMPANYE- Screnshoot akun Facebook Andy Victorio yang isinya melakukan ajakan dukungan terhadap Paslon Nomor Urut 1 saat masa tenang kampanye. (SP)
SINGKAWANG, SP – Kapolres Singkawang, AKBP Sandi Alfadien Mustofa membenarkan adanya kasus pidana pelanggaran Pemilu yang melibatkan Andi Victorio, Ketua Juru Kampanye Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang Nomor Urut 1.  

"Terkait dugaan pelanggaran pidana pemilu, pihak kita masih mengecek terlebih dahulu. Kemarin sih masih gelar perkara," ujar Kapolres, Senin (20/2).  

Terpisah, Andi Victorio saat dikonfirmasi mengakui dirinya yang mengupload foto Paslon Nomor Urut 1 saat masa tenang Pilkada.   Menurutnya, tindakan yang dilakukan tidak ada unsur untuk berkampanye, karena di media sosial banyak akun yang juga meng upload foto Paslon saat masa tenang Pilkada.  

"Jujur saya akui memang upload di akun asli Facebook saya, pada tanggal 14 Februari, jadi ceritanya tanggal 14 saat lagi santai, di Facebook banyak yang upload kampanye. Baik pasangan Nomor Urut 1, Nomor Urut 2, dan Nomor Urut 3, tetapi terus terang Paslon Nomor Urut 4 tidak ada saya temui," ujarnya.
 

BERITA TERKAIT:
Panwaslu: Kasus Jurkam Paslon Wali Kota Singkawang Dilimpahkan ke Polres

Melihat kondisi tersebut, Andi pun kemudian juga  mengupload foto pasangan calon dukungaannya di akun facebook miliknya.
 

Akibat perbuatannya tersebut, Andi juga mengakui bahwa dirinya mendapatkan surat teguran dari Panwaslu Singkawang dan telah dilakukan klarifikasi ke pihak kepolisian, Jaksa dan Panwaslu.  

Bahkan menurut Andi, dari sekian banyak akun Facebook yang memposting foto Paslon, juga terdapat anggota dewan. Namun anehnya Panwaslu hanya menyampaikan teguran kepada dirinya.  

"Ada satu diantara anggota dewan yang mendukung salah satu calon, tapi beda jam, kenapa tidak ada laporan. Panwas seakan tutup mata, kenapa saat ada laporan baru ditindak, jika mau adil, semuanya di proses," tegas dia.  

Andi menegaskan bahwa tindakan yang dilakukannya adalah tindakan yang salah. Namun dia meminta apabila kasus ini tetap diproses,  maka pelanggaran yang dilakukan oleh pihak lain juga diproses oleh Panwaslu. (pul/jee)
 

Baca Juga:
Sidang Perdana, Presiden SOT Mempawah Dikenakan TPPU
Begini Trik Aparat Polres Sambas Ringkus Pengedar Narkoba 
Kabid Humas dan Wakapolda Kalbar Resmi Diganti